4 Fakta Unik Soal Kamar Tidur Bayi


Pada umumnya, bayi yang baru lahir pasti akan tidur dengan ibunya. Namun, tidak jarang juga seorang ibu sudah membiasakan bayinya tidur di kamar tidurnya sendiri sejak dini. Nah, berbicara soal kamar tidur bayi, ada 4 fakta unik mengenai kamar tidur bayi yang perlu Mums ketahui. Yuk, simak penjelasannya dari Dekoruma di bawah ini!

 

  1. Waktu yang tepat untuk bayi tidur sendiri

Mums, tidur bersama bayi memang memiliki banyak manfaat, seperti dapat meningkatkan ikatan antara Mums dan si Kecil, memudahkan Mums menenangkan atau menjaga si Kecil, dan lain sebagainya. Namun, tidur bersama bayi juga ada batasan waktunya lho, Mums.

 

Sebuah penelitian menyatakan bahwa waktu yang tepat dan terbaik untuk seorang bayi tidur di kamar tidurnya sendiri adalah pada usia 4 bulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bayi usia 4 bulan yang tidur sendiri di kamar tidurnya memiliki waktu tidur yang lebih lama dibandingkan dengan bayi yang masih tidur bersama ibu atau orang tuanya.

 

  1. Barang yang wajib ada di kamar tidur bayi

Nah, bagi Mums yang sudah membuat atau mempersiapkan kamar tidur bayi untuk si Kecil, jangan hanya berfokus pada desain interior atau dekorasinya saja. Pasalnya, ada beberapa barang yang wajib ada di kamar tidur bayi untuk melengkapi kebutuhan tidur si Kecil.

 

Barang yang paling utama di kamar tidur bayi adalah tempat tidur bayi dengan alas atau matras yang empuk dan lembut. Lengkapi dengan perlengkapan tidur. Pastikan juga Mums memilih seprai dengan kualitas terbaik yang mudah dilepas-pasang ya, agar tidak kerepotan saat membersihkan tempat tidur bayi.

 

Selain itu, barang wajib yang harus Mums sediakan di kamar tidur bayi adalah tempat mengganti popok, lemari pakaian, keranjang pakaian untuk meletakkan baju kotor, tong sampah khusus untuk popok, lampu tidur untuk membuat bayi tertidur lelap, dan karpet lembut sebagai alas bermain. Untuk memantau si Kecil dari ruang kamar tidur yang berbeda, Mums bisa menggunakan kamera CCTV sebagai sarana untuk melihat keberadaan dan kondisi si Kecil saat ia tidur.

 

  1. Kamar tidur bayi memengaruhi pertumbuhan bayi

Mums tahu tidak kalau kondisi kamar tidur bayi dapat memengaruhi pertumbuhan si Kecil? Kamar tidur bayi yang bersih dan tertata rapi dapat membuat bayi tumbuh dengan sehat. Begitu juga sebaliknya, kamar tidur bayi yang kotor dapat membuat si Kecil rentan terkena berbagai penyakit, sehingga menghambat tumbuh kembangnya.

 

Selain itu, kondisi kamar tidur bayi yang berantakan juga dapat membuat bayi mudah stres karena merasa sumpek. Oleh karena itu, usahakanlah agar Mums selalu rutin membersihkan dan merapikan kamar tidur si Kecil.

 

Tak hanya itu saja, pemilihan desain dan dekorasi pada kamar tidur bayi dapat meningkatkan imajinasi dan kreativitas si Kecil. Dalam hal ini, lebih baik Mums memilih warna cat dinding yang cerah dan lembut pada kamar tidur bayi, seperti warna putih atau warna-warna pastel.

 

Jika merasa terlalu polos, tambahkan dekorasi atau hiasan berupa lukisan dinding bergambar atau berkarakter, mainan bayi, dan boneka. Mums juga bisa menambahkan area bermain dan belajar pada sudut kamar tidur bayi agar si Kecil bertumbuh dengan baik.

 

  1. Bayi tidur lebih nyenyak di kamar tidur sendiri

Seperti yang disebutkan sebelumnya, bayi yang tidur sendiri di kamarnya memiliki waktu tidur yang lebih lama. Dengan demikian, bayi dapat tidur dengan nyenyak sampai pagi. Salah satu alasannya karena saat bayi tidur sendiri, suasana kamar tidurnya lebih tenang tanpa ada suara orang tuanya. Selain itu, saat tidur sendiri, secara natural bayi juga dapat menentukan kapan waktunya ia ingin tidur dan bangun tanpa adanya paksaan dari orang tua.

 

Mums, setelah mengetahui keempat fakta unik soal kamar tidur bayi di atas, diharapkan dapat mempersiapkan kamar tidur yang terbaik untuk sang Buah Hati. Dengan demikian, Mums dan si Kecil sama-sama memiliki kualitas tidur yang lebih baik! (AS)

 

Tinggalkan komentar