Ada Virus Corona, Kantor Pusat Bank DBS Singapura Evakuasi 300 Karyawan



Jakarta

Bank terbesar Singapura, DBS, pada hari Rabu (12/2/2020) mengevakuasi sekitar 300 karyawan dari kantor pusatnya sebagai langkah pencegahan. Hal ini didasari penemuan satu kasus virus corona (COVID-19) di lingkungan kantor.

“Dengan menyesal saya harus memberi tahu Anda bahwa ada satu kasus terkonfirmasi virus corona di DBS Asia Central lantai 43 hari ini,” kata Kepala Bank DBS Singapura, Tse Koon Shee, dalam memo internal perusahaan.

“Sebagai langkah pencegahan, semua 300 karyawan di lantai 43 MBFC dievakuasi dan untuk sementara kerja dari rumah,” lanjutnya seperti dikutip dari Reuters.

Singapura sendiri hingga saat ini jadi salah satu negara di luar China dengan kasus virus corona tertinggi. Laporan pemerintah setempat mencatat sudah ada 47 kasus virus corona yang terkonfirmasi.

Beberapa hari yang lalu Singapura telah menaikkan status ancaman virus corona di wilayahnya menjadi oranye. Ini adalalah kedua kalinya Singapura mengaktifkan kode oranye setelah wabah flu babi (H5N1) di tahun 2009.

Dikutip dari situs resmi Kementerian Kesehatan Singapura, kode ini merupakan bagian dari sistem bernama Disease Outbreak Response System Condition (DORSCON). Sistem dibuat usai wabah severe acute respiratory syndrome (SARS) pada tahun 2003 dan berfungsi untuk membantu langkah penanganan suatu penyakit sesuai dengan tingkat ancamannya.

Simak Video “Usai Dinyatakan Negatif, Suspect Corona di Cibubur Dipulangkan
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)

Tinggalkan komentar