Bahaya Kesehatan Memakai Sepatu High Heels


Meskipun dipercaya sebagai salah satu aksesori penting kaum wanita, sejarah sepatu hak tinggi amatlah panjang. Sebenarnya, sepatu hak tinggi atau high heels lebih dari itu. Menurut Ancient Origins, sepatu hak tinggi malah dirancang untuk penunggang kuda di abad ke-9 Persia. Fungsinya adalah agar kaki mereka tidak tergelincir dari sanggurdi saat naik dan turun dari kuda.

 

Para wanita mulai mengadopsi tren tersebut di era 1600-an. Hingga kini, sepatu hak tinggi ada beragam jenis, mulai dari yang cetek seperti kitten heels hingga stiletto yang runcing menjulang. Terlepas dari anggapan umum bahwa wanita terlihat lebih seksi saat mengenakannya, waspadailah 8 bahaya kesehatan dari high heels.

 

1. Nyeri sendi

Menurut American Association of Orthopedic Surgeons, sepatu high heels mengurangi kemampuan kaki berputar secara alami saat tubuh ingin membelok atau berbalik arah. Akibatnya, lutut dipaksa menahan beban dari 2 arah, yaitu atas dan bawah. Hal ini dapat memperparah nyeri pada sendi lutut. Selain itu, jangan heran bila tumit ikut nyeri dan terasa kaku setelah berjam-jam tersiksa di dalam sepatu high heels. 

 

2. Kapalan

Tekanan pada kaki dan jari-jari kaki secara berulang dan dalam waktu lama saat menggunakan high heels tidak hanya menyebabkan nyeri, melainkan juga membuat kapalan. Gesekan antara bahan sepatu dengan kulit dapat membuat kulit kaki mengeras dan menebal. Saat harus memakai sandal, seperti ke pantai, mungkin bakalan ada rasa minder gara-gara kapalan terlihat.

 

3. Memperpendek Achilles Tendon

Menurut Live Science, wanita yang memakai sepatu high heels dalam waktu lama dapat memperpendek Achilles Tendon mereka. Tumit yang sering terangkat dalam posisi berjinjit secara berkala akan mengubah fisiologi otot dan tendon sekitar pergelangan kaki. Salah satu cirinya adalah bengkak di bagian belakang pergelangan kaki. Gejala lainnya berupa rasa nyeri saat harus menapak rata pada tanah atau mengenakan alas kaki bersol rata.

 

4. Sakit punggung bagian bawah

Tumit yang dipaksa dalam posisi berjinjit dalam waktu lama secara tidak alami akan menyebabkan hal ini. Panggul otomatis terdorong ke depan saat berjalan atau berdiri. Akibatnya, beberapa saat kemudian Kamu menderita sakit punggung bagian bawah, meskipun sepatunya sudah dilepas.

 

5. Gangguan keseimbangan pada telapak kaki

Secara alami, tumit kaki berbentuk seperti bola atau bantalan di bagian dalamnya. Karena terlalu sering dan lama tertekan gara-gara sepatu high-heels, ‘bantalan’ pada tumit seakan mengempis. Hal inilah yang kemudian menimbulkan gangguan keseimbangan pada telapak kaki. Akibatnya, saat menapak rata pada tanah, timbul rasa tidak nyaman bahkan sakit.

 

6. Jatuh dan cedera pada pergelangan kaki

Sudah pasti gangguan keseimbangan pada telapak kaki berujung mudah jatuh dan cedera pada pergelangan kaki. Sudah banyak kasus kaki terkilir hanya gara-gara memakai sepatu hak tinggi, apalagi yang sampai 12 cm seperti stiletto. Makanya, sangat tidak disarankan untuk berlari memakai high heels.

 

7. Kuku kaki yang tumbuh ke dalam.

Jari-jari kaki yang dipaksa berdesakan di dalam sepatu hak tinggi dengan ujung yang runcing menjadi biang keladinya. Kuku kaki tumbuh ke dalam, sehingga menjadi sangat menyakitkan. Apalagi bila lupa memotong kuku kaki agar tidak menusuk-nusuk jari atau malah patah di dalam sepatu.

 

8. Bunion

Ini bahaya kesehatan memakai sepatu high heels yang baru akan dirasakan bertahun-tahun kemudian, tepatnya di usia senja. Bentuk sisi kaki di bawah jempol menjadi tidak sempurna. Tulangnya membesar ke samping dan menimbulkan rasa sakit. Meskipun para ahli belum sepakat 100% mengenai hal ini, bila keluargamu ada kecenderungan bunion, maka memakai sepatu hak tinggi memperparah gejalanya di kemudian hari.

 

Masih Tetap Suka High Heels? No Problem!

Tenang, 8 bahaya kesehatan di atas masih bisa dicegah bila tahu triknya, yaitu:

  • Pilihlah sepatu yang haknya tidak terlalu tinggi, misalnya kitten heels.
  • Beri waktu kakimu untuk beristirahat. Misalnya bila hanya duduk di balik meja kantor, bolehlah melepas sepatu dan menggantinya dengan sandal lucu, selama tidak terlihat dari bawah meja.
  • Gunakan bantalan ortopedi bila perlu.
  • Regangkan kaki bila pegal-pegal dan nyeri karena terlalu lama memakai sepatu hak tinggi.

 

Memakai sepatu hak tinggi adalah pilihan, bukan keharusan bagi kaum wanita. Bila memang menyukainya, pastikan tetap merawat kesehatan kakimu, ya.

 

Sumber

https://www.moneycrashers.com/dangers-wearing-high-heels-tips/

https://www.cosmopolitan.co.id/article/read/5/2018/14028/6-risiko-memakai-sepatu-hak-tinggi-setiap-hari

https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4002275/4-risiko-kesehatan-pakai-sepatu-hak-tinggi-setiap-hari

High Heels: The Health Risks

Tinggalkan komentar