Bahaya Menyuapi Anak sambil Jalan-jalan


Sering melihat ibu atau babysitter berusaha memberi makan anak, sementara sang Anak jalan-jalan? Mungkin ini sudah jadi pemandangan biasa di tengah masyarakat kita. Bahkan, dengan alasan biar cepat selesai, mereka tidak berusaha membuat anak duduk tertib dan manis sambil makan. Padahal, ada bahaya menyuapi anak sambil jalan-jalan. Seperti apa ya bahayanya?

 

Mengganggu Konsentrasi

Menurut dr. Tjhin Wiguna, SpKJ., kegiatan makan, jalan-jalan, atau bermain sebaiknya dipisahkan. Selain dapat mengganggu konsentrasi, anak akan rancu membedakan kegiatan makan dengan kegiatan bermain atau jalan-jalan.

 

Tentu saja, waktu makan sebaiknya jangan jadi paksaan bagi mereka. Mums dan Dads harus menciptakan interaksi yang baik dengan si Kecil. Selain itu, buatlah makanan yang tampak menarik bagi anak.

 

Bila anak merasa bahwa makan adalah pengalaman yang menyenangkan, Mums tidak perlu susah payah mengejar-ngejar mereka. Bahkan, bisa jadi anak akan duduk dengan santai sambil mengunyah.

 

Baca juga: Mempersiapkan Anak Menggunakan Highchair

 

Ingin Si Kecil Duduk Tenang saat Makan?

Hmm, pastinya ini susah-susah gampang ya, Mums. Ada kalanya si Kecil mau duduk diam dan manis. Nah, kalau ini biasanya karena mood-nya lagi bagus. Apalagi bila kebetulan dia sedang makan menu kesukaannya. Makin lahap dan anteng, deh.

 

Namun, bagaimana bila mood si Kecil sedang buruk? Makin susah deh makannya. Apalagi bila menu yang ditawarkan bukan makanan kesukaannya. Tidak hanya berjalan-jalan, anak bisa mogok makan sama sekali. Ingin si Kecil duduk tenang saat makan? Beberapa cara di bawah ini mungkin bisa Mums coba!

 

  1. Makan sesuai jadwal

Okelah, si Kecil belum mengerti konsep waktu. Namun, setidaknya mereka masih bisa merasakan bedanya. Fokuskan pada interval antara jam makan. Misalnya, sarapan dan makan siang berjarak 3 jam, tanpa camilan. Namun, anak masih diperbolehkan untuk minum air putih. Dengan cara ini, anak akan terbiasa dengan rutinitas dan makan dengan patuh saat sudah waktunya.

 

Baca juga: Waktu yang Tepat untuk Mengenalkan Kacang-kacangan kepada Si Kecil

 

  1. Berikan contoh yang konsisten

Persiapkan semua yang dibutuhkan. Jadi saat anak menghampiri meja makan, semua sudah tersedia. Jangan sampai anak melihat bahwa Mums masih sibuk mencari-cari piring saat ia sudah datang dengan perut lapar.

 

  1. Tetapkan waktu makan sekitar 10 hingga 30 menit

Mengingat anak tidak mudah duduk tenang dalam waktu lama, sebaiknya waktu makan juga jangan terlalu lama. Rata-rata anak balita hanya tahan duduk diam sekitar 15 menit saja. Pastikan juga dalam rentang waktu ini, asupan nutrisinya tercukupi.

 

  1. Pastikan kursi makan nyaman

Jangan terlalu besar, jangan juga terlalu kecil. Pastikan kursi ini cukup enak diduduki dan anak masih bisa menjangkau meja. Kursi makan bayi dan balita biasanya punya pijakan kaki di bagian bawah. Pijakan ini untuk mencegah kaki si Kecil bergantung-gantung dengan tidak nyaman.

 

Baca juga: Informasi Penting tentang Menu MPASI 6 Bulan

 

  1. Beri petunjuk pada anak mengenai kapan boleh selesai makan

Mums bisa menambah rutinitas seperti berdoa sebelum dan sesudah makan. Meskipun si Kecil belum mengerti, biarkan dia mengikuti hingga akhirnya paham sendiri. Bila anak mulai gelisah, bujuklah dengan kata-kata seperti, “Satu suap lagi, ya,” hingga akhirnya anak berhasil menghabiskan makanan.

 

  1. Konsisten dan tegas dengan rutinitas yang sudah dibuat

Ada kalanya anak bisa merasa bosan dengan jadwal makan yang begitu-begitu juga. Ini juga berlaku dengan menu yang itu-itu juga. Mums perlu bertindak tegas untuk menghadapinya. Makan teratur di waktu yang sama dapat menstabilkan alarm rasa lapar pada tubuh anak.

 

  1. Hindari pengalih perhatian lain selama makan

Saat makan, sebaiknya anak jangan bawa mainan, apalagi gawai. Bahkan, sebaiknya jangan menyalakan TV selama waktu makan. Kebiasaan ini dapat berimbas pada kebiasaan makan yang tidak sehat.

 

  1. Jangan terpancing saat anak mulai rewel

Bila anak mulai bertingkah, seperti mendadak berhenti makan di tengah-tengah waktu makan atau marah-marah, jangan terpancing. Diamkan saja hingga tenang atau sudahi dulu waktu makan. Bila sudah keterlaluan, Mums bisa memberi mereka ultimatum. Misalnya, anak tidak boleh main kalau belum selesai makan. 

 

Intinya adalah memahami bahaya menyuapi anak sambil jalan-jalan. Lagipula, anak akan terlatih untuk makan dengan santun bila sudah dibiasakan sejak dini.

 

Baca juga: Mums, Persiapkan Resep MPASI untuk Bayi Sembelit

 

 

Sumber

Your Kids Table: 8 Steps to Keep Your Child Seated for Meals

Parents: 6 Ways to Encourage Toddlers to Actually Sit Still and Eat Already

detikHealth: Ini Alasannya Jangan Memberi Makan Anak Sambil Bermain

Tinggalkan komentar