Benarkah Masturbasi Bisa Menyebabkan Disfungsi Ereksi?


Disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan untuk ereksi atau mempertahankan ereksi saat melakukan hubungan seks. Disfungsi ereksi atau impoten bisa disebabkan oleh berbagai hal. Sebagian orang ada yang meyakini kalau mastrubasi bisa menyebabkan disfungsi ereksi. Lalu, benarkah demikian? Atau hanya mitos saja?

 

Manfaat Kesehatan Masturbasi

Sebelum mengetahui masturbasi bisa menyebabkan disfungsi ereksi atau tidak, Kamu sebaiknya mengetahui bahwa masturbasi ternyata juga memiliki manfaat kesehatan. Tidakk hanya manfaat untuk kesehatan fisik tetapi juga kesehatan mental lho, Gengs. bahkan manfaat masturbasi untuk kesehatan ini sudah dibuktikan melalui penelitian. 

 

Penelitian menunjukkan bahwa stimulasi seksual, seperti melalui masturbasi dapat mengurangi stres dan rasa sakit, selain bisa melepaskan ketegangan, meningkatkan kualitas tidur, serta meningkatkan konsentrasi dan mood. Masturbasi juga memilik manfaat kesehatan untuk wanita, seperti mengurangi vagina yang kering dan mengurangi rasa sakit saat melakukan hubungan seks. 

 

Selain itu, masturbasi juga dinilai merupakan salah satu cara untuk meningkatkan keintiman, mengurangi angka kehamilan yang tidak diinginkan, mencegah infeksi menular seksual (IMS), serta mencegah penularan HIV. 

 

Baca juga: Cara Masturbasi yang Berbahaya Ini Mengakibatkan Penis Rusak!

 

Masturbasi Bisa Menyebabkan Disfungsi Ereksi, Mitos?

Pernyataan mengenai masturbasi bisa menyebabkan disfungsi ereksi hanyalah mitos. Hal ini karena masturbasi tidak memengaruhi kualitas atau frekuensi ereksi. Masturbasi yang memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan seperti disebutkan di atas justru seharusnya bisa memperbaiki kualitas ereksi, selama tidak ditemukan faktor penyebab disfungsi ereksi.

 

Para ahli juga sepakat bahwa masturbasi tidak menyebabkan disfungsi ereksi atau impoten. Ketika seseorang sering melakukan masturbasi dan kemudia kesulitan untuk mencapai serta mempertahankan ereksi, baik saat masturbasi atau saat melakukan hubungan seks, bisa jadi ada kondisi tertentu sebagai penyebab disfungsi ereksi. 

 

Disfungsi ereksi dapat terjadi pada pria berusia di atas 40 tahun. Pria dengan diabetes, kelebihan berat badan, penyakit jantung, atau penyakit pada kandung kemih, prostat, atau uretra bisa mengalami disfungsi ereksi.

 

Selain itu, kebiasaan merokok serta minum minuman beralkohol bisa menjadi faktor risiko disfungsi ereksi. Disfungsi ereksi juga bisa dipengaruhi kondisi psikologis. Jadi salah jika masturbasi dituding sebagai penyebabnya.

 

Baca juga: Ternyata Mitos-mitos Masturbasi Ini Salah!

 

 

Cara Mencegah Disfungsi Ereksi 

Semakin bertambahnya usia, disfungsi ereksi merupakan kondisi yang umum dialami pria. Lalu, bagaimana cara mencegah disfungsi ereksi yang bisa Kamu lakukan? 

 

1. Perhatikan Pola Makan

Pola makan yang buruk berpengaruh terhadap kemampuan ereksi. Penelitian juga menunjukkan bahwa pola makan bisa menyebabkan kerusakan atau penyempitan pembuluh darah, termasuk di penis. Akbatnya aliran darah ke penis terhambat dan memicu gangguan ereksi.

 

Aliran darah yang lancar ini dibutuhkan untuk ereksi penis. Para pria disarankan mengonsumsi sayur-sayuran dan buah, dan mengurangi makanan berlemak dan makanan olahan agar sirkulasi darah tetap lancar. 

 

2. Jaga Berat Badan Ideal

Memiliki kelebihan berat badan bisa membawa berbagai masalah kesehatan, seperti diabetes tipe 2 yang bisa memengaruhi saraf dan pembuluh darah pada tubuh. Kalau diabetes memengaruhi saraf dan pembuluh darah yang berhubungan dengan penis, maka akan menyebabkan disfungsi ereksi atau impoten. 

 

Baca juga: 5 Fakta Mengejutkan tentang Masturbasi Pria

 

 

3. Hindari Tekanan Darah dan Kolesterol Tinggi

Kolesterol atau tekanan darah tinggi bisa memengaruhi pembuluh darah, termasuk aliran darah ke penis. Hal ini bisa menyebabkan disfungsi ereksi. Oleh karena itu, Kamu perlu mengendalikan tekanan darah dan kolesterol dalam kadar yang normal. Beberapa obat hipertensi bisa membuat Kamu sulit untuk ereksi. Sebaiknya konsultasikan hal tersebut pada dokter. 

 

4. Berhenti Merokok

Merokok dapat memengaruhi pembuluh darah dan mengganggu aliran darah ke penis. Selain itu, nikotin yang terkandung dalam rokok juga membuat pembuluh darah berkontraksi sehingga menghambat aliran darah ke penis. 

 

5. Rutin Berolahraga

Sedentary lifestyle atau gaya hidup yang kurang bergerak aktif punya hubungan yang kuat dengan disfungsi ereksi. Berlari, berenang, dan bentuk lain dari olahraga aerobik telah terbukti mencegah disfungsi ereksi. Sebaiknya hindarilah olahraga yang memberikan tekanan berlebihan pada perineum (sekitar skrotum dan anus).

 

Stres dan kondisi medis tertentu bisa menyebabkan disfungsi ereksi. Namun, masturbasi bisa menyebabkan disfungsi ereksi hanyalah mitos. Yuk, lakukan cara di atas untuk mencegah disfungsi ereksi atau impoten, Gengs!

Oh iya, kalau Kamu punya pertanyaan seputar kesehatan dan ingin menanyakan hal tersebut pada ahli, jangan ragu untuk menggunakan fitur ‘Forum’ yang tersedia di GueSehat.com. Cobain yuk fiturnya sekarang! 

 

Baca juga: Masturbasi Menyebabkan Jerawat di Wajah?

 

 

 

 

Sumber:

Medical News Today. 2019. Can masturbation cause erectile dysfuntion?

Men’s Health. 2015. Can too much mastrubating cause erectile dysfuntion?

Medical News Today. 2017. Are these side effects to masturbation?

WebMD. 2013. Protect Your Erection: 11 Tips to Help Prevent Erectile Dysfunction

 

Tinggalkan komentar