Bercinta di Bawah Pengaruh Narkoba, Jantung Pria Ini Kolaps



Jakarta – Pria asal Italia dinyatakan meninggal pada pukul satu pagi setelah pasangannya menelpon rumah sakit ketika ia pingsan.

Dikutip dari Dailymail, diduga ia meninggal setelah meminum suatu obat. Hal ini disebabkan obat yang diminum memberikan efek hilang kesadaran, sehingga ia jatuh dan kepalanya terbentur meja.

Namun para ahli mengatakan bahwa penyebab ia meninggal bukan lah akibat cedera di kepalanya. Melainkan penggunaan narkoba lah yang membuat jantung dan organ lainnya pada tubuh pria itu terhenti.

Seorang ahli mengatakan bahwa penggunaan narkoba pada saat melakukan hubungan seks akan lebih berisiko. Sebab efek yang dirasakan akan sangat implusif.

Kasus ini dilaporkan oleh seorang profesor kedokteran hukum, di Universitas Parma, Italia, Menurutnya kasus kematian akibat chemsex masih jarang, dan orang yang keracunan akibat meminum mephedrone pun jarang terjadi.

Meskipun belum ada penjelasan berapa banyak ia mengonsumsi mephedrone. Namun diyakini obat itu lah yang membuat pria Italia tersebut meninggal.

Mepdherone lebih dikenal dengan sebutan M-CAT atau meow meow, dan umumnya dijual sebagai narkoba alternatif pengganti kokain, atau ekstasi, karena cenderung lebih murah.

Menurut dosen dari Univesitas York, Ian Hamilton penggunaan narkoba saat berhubungan seks dapat menyamarkan berbagai masalah seksual.

“Mengunakan obat-obatan seperti ini dengan maksud meningkatkan seks akan lebih berisiko daripada menggunakan narkoba karena alasan lain, karena cenderung lebih implusif dan tidak peduli tentang risiko apapun,” terangnya.

Diketahui pria Italia itu meninggal dengan kondisi arteriosclerosis atau menyempitnya arteri akibat kolesterol dan lemak. Tak hanya itu pada wajahnya juga terdapat lebam, dan bekas luka suntikan mephedrone pada bahunya.

Simak Video “Ramai Soal Reynhard Sinaga, Ini Ciri-ciri Predator Seks
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

Tinggalkan komentar