Bolehkah Penderita Diabetes Minum Air Kelapa?


 

Air kelapa tidak hanya menyegarkan, namun juga kaya akan nutrisi. Tidak heran jika air kelapa sering diminum sebagai penambah energi dan untuk menjaga kesehatan. Namun, bolehkah penderita diabetes minum air kelapa?

 

Sebelumnya, Diabestfriends harus tahu terlebih dahulu tentang air kelapa. Untuk mencari tahu bolehkah penderita diabetes minum air kelapa, berikut penjelasannya!

 

Baca juga: Rekomendasi Makanan Manis untuk Diabetes

 

Bolehkah Penderita Diabetes Minum Air Kelapa?

Sebelum membahas lebih jauh topik bolehkah penderita diabetes minum air kelapa, Diabestfriends harus tahu dulu tentang khasiat kesehatan air kelapa. Di negara tropis seperti Indonesia, air kelapa sudah tidak asing lagi. Bahkan, air kelapa dijual di supermarket dalam kemasan yang berbeda-beda.

 

Minum air kelapa adalah cara yang baik untuk mengisi kembali elektrolit, seperti sodium dan potasium, yang berfungsi mengontrol dan menjaga agar tekanan darah tidak terlalu rendah. Kandungan elektrolit alami di dalam air kelapa mendukung keseimbangan pH dan menjaga fungsi metabolisme tubuh, sehingga baik dijadikan minuman energi.

 

Kandungan magnesium di dalam air kelapa meningkatkan energi dan memiliki efek menenangkan pada saraf. Potasium juga meregulasi fungsi ginjal, menambah kekuatan otot, dan menurunkan risiko stroke. 

 

Sementara itu, kandungan zat kimia di dalam air kelapa sama baiknya dengan plasma darah. Kandungan zat kimia ini sudah sejak lama digunakan sebagai pengganti cairan infus, karena memiliki efek yang serupa.

 

Baca juga: Mengenal Pengobatan Diabetes dengan GLP-1

 

Lalu, Bolehkah Penderita Diabetes Minum Air Kelapa?

Meskipun manfaat kesehatan air kelapa sudah tidak dipertanyakan lagi, penderita diabetes tetap bersikap skeptis jika mengonsumsinya bisa menyebabkan kenaikan gula darah secara drastis. 

 

Bolehkah penderita diabetes minum air kelapa? Menurut ahli, penderita diabetes yang olahraga rutin bisa mengonsumsi satu porsi air kelapa. Jika kondisinya seperti itu, maka tidak akan meningkatkan kadar gula darah secara drastis. Namun, penderita diabetes yang kadar gula darahnya tidak terkontrol dianjurkan agar tidak minum air kelapa, karena bisa menyebabkan kenaikan kadar gula darahnya secara drastis.

 

Penderita diabetes yang penyakitnya terkontrol boleh mengonsumsi maksimal satu porsi air kelapa per hari. Waktu terbaik untuk meminumnya adalah saat perut masih kosong dan setelah olahraga.

 

Lalu, apa yang tejadi jika Diabestfriends minum air kelapa terlalu banyak? Berdasarkan penelitian, minum air kelapa terlalu banyak bisa menyebabkan perut kambung dan buang angin pada beberapa orang. Selain itu, minum air kelapa terlalu banyak juga bisa menyebabkan buang air kecil terlalu banyak karena minuman ini memiliki efek mendinginkan pada sistem tubuh.

 

Kalaupun Diabestfriends mau dan sudah mendapat izin dokter untuk minum air kelapa, ahli merekomendasikan sebaiknya minum air dari kelapa hijau. Pasalnya, air kelapa hijau mengandung kadar gula yang lebih sedikit.

 

Kandungan gula air kelapa umumnya adalah glukosa, yang berarti boleh-boleh saja dikonsumsi sesekali. Untuk penderita diabetes, batasi konsumsinya maksimal 200 mililiter untuk menjaga kestabilan kadar gula.

 

Diabestfriends juga perlu tahu bahwa air kelapa lebih baik dikonsumsi daripada jus buah, minuman bersoda, atau es krim untuk penderita diabetes. Untuk lebih idealnya, Diabestfriends bisa minum air kelapa bersamaan dengan konsumsi kacang-kacangan dan biji-bijian untuk mencegah lonjakan kadar gula darah.

 

Selain itu, kalau mau minum air kelapa, sebaiknya minumlah dari sumber yang alami daripada yang sudah dijual secara komersial di supermarket. Pasalnya, air kelapa olahan biasanya sudah dicampur dengan banyak gula. (UH)

 

Baca juga: Buah Penurun Kolesterol untuk Penderita Diabetes

Sumber:

Hindustan Times. Is coconut water safe for diabetics, when to drink it to avoid sugar spike. Juni 2018.

 

Tinggalkan komentar