Cara Menjaga Kesehatan Ginjal – Guesehat


Ginjal adalah salah satu organ tubuh yang memiliki peran tidak sederhana. Fungsi ginjal sangat banyak, di luar fungsi utamanya sebagai penyaring zat-zat sisa yang tidak terpakai lagi oleh tubuh. Karena itu penting sekali menjaga kesehatan ginjal. Berikut ini adalah cara menjaga kesehatan ginjal yang bisa Geng Sehat terapkan.

 

Fungsi Ginjal

Ginjal berfungsi menyaring zat sisa, kelebihan cairan, dan racun (termasuk obat) dari dalam darah. Zat-zat sisa tersebut akan disaring di ginjal dan yang terbuang akan ditampung di kandung kemih sebelum dikeluarkan lewat urin. 

 

Selain menyaring darah, ginjal juga mengatur pH darah, garam, dan kadar potasium di dalam darah. Organ berbentuk kacang ini juga memproduksi hormon yang mengatur tekanan darah, serta mengontrol produksi sel darah merah. Ginjal punya fungsi lain yang penting, yaitu mengaktivasi bentuk vitamin D yang membantu tubuh menyerap kalsium untuk pertumbuhan tulang dan mengatur fungsi otot. 

 

Jadi, jangan melakukan kebiasaan yang merusak ginjal dan mungkin tidak Kamu sadari. Cara menjaga kesehatan ginjal harus menjadi kebiasaan sehari-hari termasuk menjaga tekanan darah dan kadar gula darah. Mengapa? Hipertensi dan diabetes adalah dua penyakit yang paling sering menyebabkan kerusakan ginjal.  

 

Lalu, bagaimana cara menjaga kesehatan ginjal? Berikut tips menjaga kesehatan ginjal!

 

Baca juga: Prosedur Cuci Darah Bagi yang Terdiagnosis Gagal Ginjal

 

8 Cara Menjaga Kesehatan Ginjal

Ada 8 cara yang selalu direkomendasikan dokter tentang bagaimana menjaga kesehatan ginjal. Berikut kedelapan cara menjaga kesehatan ginjal tersebut:

 

1. Tetap aktif dan fit

Olahraga rutin itu tidak hanya baik untuk menurunkan berat badan. Olahraga bisa menurunkan risiko penyakit ginjal kronik. Olahraga juga bisa menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung, keduanya penting untuk mencegah kerusakan ginjal.

 

Kamu tidak perlu lari maraton untuk bisa merasakan manfaat olahraga. Berjalan kaki, jogging, bersepeda, dan bahkan berdansa saja sudah cukup baik untuk kesehatan ginjal dan tubuh secara keseluruhan. Cari aktivitas fisik yang Kamu sukai, sehingga olahraga rutin menjadi lebih menyenangkan!

 

2. Mengendalikan gula darah

Penyandang diabetes sangat berisiko mengalami kerusakan ginjal kronis, selama kadar gula darahnya tidak dikendalikan. Ketika sel tubuh tidak bisa menggunakan gula dengan optimal karena kekurangan insulin, atau insulin tidak bekerja sebagaimana mestinya, maka ginjal harus bekerja lebih keras untuk menyaring darah yang tinggi gula.

 

Ini berkaitan dengan gejala diabetes yang ingin buang air kecil terus menerus. Lama kelamaan, kondisi seperti itu bisa merusak ginjal. Namun, kalau Kamu bisa mengontrol gula darah, maka risikonya bisa diturunkan. Selain itu, kalau kerusakannya terdeteksi secara dini, dokter akan mengambil langkah untuk mencegah kerusakan lebih jauh. 

 

3. Menjaga  tekanan darah

Tekanan darah tinggi atau hipertensi juga menjadi penyebab kerusakan ginjal. Kalau tekanan darah tinggi terjadi diiringi dengan masalah kesehatan lain seperti diabetes, penyakit jantung, atau kolesterol tinggi, maka dampaknya bisa sangat signifikan bagi tubuh. 

 

Tekanan darah yang optimal tidak boleh lebih dari 120/80 mmHg. Namun jika tekanan darah menunjukkan 139/89, Kamu masih dalam kondisi prehipertensi. Untuk mencegahnya menjadi hipertensi, lakukan perubahan gaya hidup.

 

Kalau tekanan darah Kamu selalu di atas 140/90, maka kemungkinan Kamu memiliki tekanan darah tinggi. Konsultasikan dengan dokter tentang cara mengontrol tekanan darah secara rutin, biasanya dibantu dengan obat antihipertensi. Hal ini termasuk salah satu cara menjaga kesehatan ginjal.

 

4. Mengontrol berat badan dan diet seimbang

Orang yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas memiliki risiko memiliki beberapa masalah kesehatan termasuk kerusakan ginjal. Masalah kesehatan yang dimaksud termasuk diabetes, penyakit jantung, dan penyakit ginjal.

 

Diet sehat yang rendah sodium, daging olahan, dan makanan lain yang merusak ginjal bisa membantu menurunkan risiko kerusakan ginjal. Cobalah fokus mengonsumsi makanan sehar yang rendah sodium, seperti blueberry, ikan, whole grain, dan lainnya.

 

5. Minum banyak air putih

Tidak harus minum 8 gelas per hari jika belum terbiasa. Namun jadikan minum 8 gelas sehari itu sebagai target Kamu. Minum air putih menjaga Kamu tetap terhidrasi. Asupan cairan secara rutin dan konsisten juga sehat untuk ginjal.

 

Air membantu membersihkan sodium dan zat beracun dari dalam ginjal. Air juga menurunkan risiko penyakit ginjal kronik. Cobalah konsumsi air setidaknya 1.5 – 2 liter per hari. Seberapa banyak asupan air yang Kamu butuhkan tergantung dari kesehatan dan gaya hidup Kamu. Faktor lain seperti cuaca, olahraga, jenis kelamin, dan kesehatan secara keseluruhan, juga penting untuk menentukan kebutuhan asupan cairan Kamu.

 

Orang yang sebelumnya pernah mengalami batu ginjal harus lebih banyak minum air putih untuk mencegah terbentuknya batu ginjal lagi di kemudian hari. Jadi, alasan-alasan menjelaskan kenapa minum air putih termasuk cara menjaga kesehatan ginjal.

 

6. Jangan merokok

Merokok merusak pembuluh darah tubuh. Hal ini menyebabkan aliran darah ke seluruh tubuh melambat, termasuk ke ginjal. Merokok juga meningkatkan risiko kanker pada ginjal. Kalau Kamu berhenti merokok, maka risikonya akan turun. Jadi, kalau mau menjaga kesehatan ginjal, berhentilah merokok.

 

7. Bijak mengonsumsi obat dan suplemen

Beberapa obat berpotensi menyebabkan kerusakan ginjal jika diminum tanpa kendali. Misalnya pereda nyeri dari golongan nonsteroid anti-inflammatory drugs (NSAID), termasuk ibuprofen dan naproxen. Pemilik rematik, nyeri kronis, sakit kepala, biasanya sangat tergantung dengan obat ini. Sebaiknya konsultasi dengan dokter karena bisa merusak ginjal kalau dikonsumsi secara rutin.

 

 

8. Rutin periksa ginjal jika berisiko tinggi

Kalau Kamu memiliki risiko tinggi penyakit ginjal, maka sebaiknya lakukan pemeriksaan ginjal secara rutin. Berikut beberapa orang yang disarankan rutin melakukan pemeriksaan ginjal:

  • Orang berusia di atas 60 tahun
  • Orang yang lahir dengan berat badan rendah
  • Orang yang memiliki penyakit kardiovaskular atau memiliki riwayat keluarga penyakit tersebut
  • Orang yang memiliki langsung atau memiliki riwayat keluarga tekanan darah tinggi
  • Orang yang obesitas
  • Orang yang merasa memiliki gangguan ginjal

 

Pemeriksaan ginjal secara rutin adalah cara yang baik untuk mengetahui tentang kesehatan ginjal dan mendeteksi jika adanya gangguan. Mendeteksi kerusakan ginjal secara dini bisa membantu memperlambat atau mencegah kerusakan lebih banyak di kemudian hari.

 

Baca juga: Waspadai Glikosuria, Gejala Umum Diabetes dan Kerusakan Ginjal

 

 

Sumber:

Healthline. 8 Ways to Keep Your Kidneys Healthy. Februari 2019.

Cleveland Clinic. 7 Secrets to Keeping Your Kidneys Healthy. Agustus 2019.

World Kidney Day. 8 Golden Rules.

National Kidney Foundation. How Your Kidneys Work. 2019.

American Diabetes Association. Kidney Disease (Nephropathy).

The National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Preventing Chronic Kidney Disease. Oktober 2016.

Tinggalkan komentar