Hamil di Luar Rencana, Apa Saja Yang Harus Dilakukan?-GueSehat.com


“Saya kira ga dapet menstruasi karena lagi menyusui eksklusif. Ternyata oh ternyata, waktu iseng-iseng coba test pack hasilnya malah garis dua. Duh, saya musti gimana, ya?”

 

Cerita di atas bukan terjadi pada satu-dua pasang suami istri. Ketika membahas tentang kesundulan, atau kehamilan yang tidak direncanakan, hamil lagi memang menjadi dugaan terakhir karena dianggap tidak mungkin terjadi.

 

Tapi, nasi sudah menjadi bubur dan kehamilan sudah telanjur terjadi. Daripada menyesali dan tidak mensyukuri anugerah kehamilan, yuk mulai lakukan beberapa hal penting agar kehamilan Mums sehat selama kehamilan.

 

1. Segera Lakukan Perawatan Pranatal

 

Walau ini adalah kehamilan kedua Mums, bukan berarti kualitas perawatan pranatal untuk calon bayi ini dibedakan dengan si kakak, ya, Mums. Jika hasil test pack menunjukkan hasil positif, segeralah jadwalkan mengunjungi dokter kandungan, mulai mengonsumsi suplemen asam folat, mulai teliti ketika akan mengonsumsi obat-obatan tertentu, dan mulai amati perubahan tubuh Mums agar bisa cepat mendeteksi jika ada kelainan yang mencurigakan. Biar bagaimanapun, tentu Mums menginginkan si Kecil bisa lahir dengan sehat dan selamat, kan?

 

2. Lanjut Menyusui atau Tidak? Tentukan Sekarang

 

Perlu Mums tahu, ketika seorang wanita hamil, maka sistem metabolisme tubuh akan berkonsentrasi dan bekerja keras untuk pertumbuhan janin di dalam rahim. Dengan situasi seperti ini, menyusui si Kecil bisa jadi mengintervensi proses pertumbuhan janin dan berisiko untuk kehamilan Mums.

 

Memang, tandem nursing atau menyusui selagi hamil memang masih diperbolehkan. Namun perlu diketahui, bahwa pelepasan hormon oksitosin yang bertugas untuk menunjang proses menyusui, bisa menimbulkan kontraksi, dan bisa mengganggu kehamilan. 

 

Itulah kenapa, Mums tidak disarankan untuk melanjutkan menyusui saat hamil jika menghadapi kondisi berikut ini:

  • Kehamilan berisiko tinggi atau berisiko lahir prematur.
  • Mengandung anak kembar.
  • Jika dokter melarang untuk berhubungan seks selama hamil, yang mana ini ada kaitannya dengan kondisi kehamilan Mums.
  • Jika kerap merasakan kram atau kontraksi.

 

Baca juga: 14 Tips Mengantisipasi Persaingan Kakak Adik

 

3. Disiplin Menjaga Pola Makan

Dengan interval kehamilan yang dekat, waspadalah Mums berisiko kekurangan nutrisi. Pasalnya, Mums kehilangan banyak zat mineral saat proses persalinan terjadi, seperti kalsium dan zat besi, yang mana itu berperan penting untuk pertumbuhan janin.

 

Tapi ingat, bukan berarti Mums bisa sembarang membeli suplemen yang dijual bebas, ya. Berkonsultasilah dengan dokter kandungan tentang suplemen apa saja yang dibutuhkan selama masa kehamilan ini.

 

Baca juga: Mudah Lelah saat Hamil Kedua

 

4. Perhatikan Cara Menggendong Bayi

 

Pasti akan berbeda ceritanya ketika hamil pertama kali dan hamil ketika sudah memiliki anak kecil. Apalagi dengan dekatnya jarak kehamilan terdahulu dengan kehamilan saat ini, tubuh Mums sebenarnya masih dalam masa pemulihan. 

 

Masalah sakit punggung mungkin masih sering dialami, sementara Mums sedang membawa beban janin yang baru, dan si kakak masih sangat tergantung dengan Mums. Pada trimester pertama, menggendong si kakak mungkin masih tanpa hambatan. Tantangan mulai terasa pada trimester kedua.

 

Untuk menjaga keselamatan semua pihak-Mums, si kecil, dan janin, Mums boleh saja menggendong si Kecil jika beratnya kurang dari 13 kilogram. Selain itu, tips lainnya adalah:

  • Jangan memaksakan menggendong si kecil jika Mums sudah kelelahan.
  • Gendong si kecil mulai dari posisi duduk.
  • Minta suami atau orang dewasa lain berada di dekat Mums saat akan menggendong si Kecil.
  • Batasi waktu menggendong si Kecil.
  • Tumpukan beban di lutut Mums agar posisi tubuh stabil saat akan mengangkat si Kecil ke gendongan.
  • Jangan membuat gerakan yang berbahaya dan tiba-tiba selagi menggendong si Kecil.

 

Baca juga: Umur Kakak dan Adik Berdekatan, Kenapa Tidak?

 

 

Sumber:

Women’s Health. Prenatal Care.

Parents. Surviving Back-to-Back Pregnancies.

American Pregnancy. Breastfeeding While Pregnant.

Tinggalkan komentar