Jika hubungan tidak sesuai harapan


 

Menurut psikoterapis dan penulis banyak buku tentang hubungan, Esther Perel, keinginan atau harapan dalam sebuah hubungan jangka panjang itu ada dua. Keduanya akan mendekatkan satu dengan yang lain. Pertama, keinginan akan rasa aman aman, nyaman, kehangatan, dan kepastian. Kedua, keinginan akan sebuah petualangan dan kejutan sehingga hubungan menjadi tidak membosankan.

 

Siapa sih yang tidak ingin aman dan secure dalam sebuah hubungan. Apalagi hubungan jangka panjang seperti pernikahan. Tanpa rasa aman dan nyaman, mustahil intimasi bisa dibangun dan hubungan akan berjalan tanpa arah.

 

 

Tetapi di sisi lain, rasa aman dan nyaman serta kepastian saja tidak cukup. Tanpa petualangan dan kejutan, hubungan akan berjalan datar dan membosankan, seakan berjalan di tempat.

 

Masalahnya adalah kita mengharapkan semua itu terwujud dari satu orang: pasanganmu! Semua orang umumnya berharap pasangannya bisa memberikan segala keinginan dan mewujudkan harapan. Fakta sebenarnya kadang berbeda. Bisa jadi harapan Kamu tidak terwujud, atau hanya terwujud sebagian. Kamu lantas menjadi kecewa karena pasangan tidak memenuhi harapan dan keinginan Kamu.

 

 

Nah jika hubungan tidak sesuai harapan,  apa yang harus Kamu lakukan? Menyerah atau mencoba berbagai cara untuk memperbaikinya? Jika Kamu ingin memperbaiki hubungan, berikut tips dari ahli.  

 

Baca juga: 10 Kriteria Hubungan Sehat dan Langgeng

 

Jika Hubunganmu tidak Sesuai Harapan

Menurut para ahli hubungan, harapan dan keinginan menjadi salah satu ciri hubungan. Rasanya tidak ada orang yang mau menjalin hubungan tanpa tujuan. Menurut para ahli, seringkali harapan yang tidak terpenuhi hanya karena Kamu tidak mau mengungkapkannya dengan jelas.

 

“Kita berharap bahwa pasangan kita secara ajaib bisa tahu apa yang kita butuhkan dan inginkan. Banyak keinginan sering tidak terpenuhi karena kita tidak menyuarakannya dan hanya berpikir bahwa pasangan kita akan mengetahui apa yang kita inginkan karena mereka sudah mengenal kita dengan baik,” ujar penasihat hubungan Kamna Chhibber, Kepala Departemen Kesehatan Mental dan Ilmu Perilaku. di Fortis Healthcare.

 

Dampak hubungan yang tidak sesuai ekspektasi tentu saja konflik dan pertengkaran tiada akhir. Kamu menganggap pasangan Kamu tidak bisa memenuhi harapan Kamu, sementara si Dia merasa Kamu baik-baik saja karena tidak pernah mengutarakan apapun. 

 

Baca juga: Ingin Memperbaiki Hubungan, Lakukan 6 Cara Ini!

 

Nah jika Kamu mengalami masalah ini dalam kehidupan rumah tangga, jangan dibiarkan berlarut-larut. Berikut ada beberapa cara yang dieluarkan para penasehat perkawinan:

 

1. Kemukakan dengan jelas apa keinginan atau kebutuhanmu pada pasangan

Komunikasi adalah kunci hubungan yang sukses. Banyak ahli perkawinan menyatakan bahwa anggapan pasangan akan mengerti dengan sendirinya tentang apa yang Kamu inginkan, adalah penyebab utama keinginanmu tidak terpenuhi.

 

Contoh sederhana, Kamu ingin pasangan Kamu pulang tepat waktu. Berharap ia akan mengerti tanpa perlu diberitahu. Ini sih sama saja Kamu ingin makan sesuatu tetapi tidak bicara apapun. Perlakukan keinginan, baik itu seksual atau emosional, dengan cara yang sama. Jika ingin suami atau istri memperlakukanmu dengan cara tertentu, mintalah daripada menunggu dia memahami apa yang Kamu inginkan.

 

2. Hormati keinginan pasanganmu dan cobalah sedikit lebih peka

Salah satu faktor yang membuat kita seringkali malas mengungkapkan keinginan kita pada pasangan adalah tanggapan yang tidak kita harapkan. Seringkali kita takut bahwa pasangan mungkin merasa terbebani, canggung, bahkan mengganggap keinginanmu aneh.

 

Namun ungkapkan saja, dan bicarakan berdua seaneh apapun keinginanmu. Dalam pernikahan penting untuk menghormati pilihan dan keinginan satu sama lain. Jika pasanganmu mengungkapkan keinginan yang sedikit berbeda, jagan hakimi. Cobalah peka dan dicarikan solusinya.

 

3. Belajar memprioritaskan

Kamu bebas mengungkapkan keinginan tanpa batas. Sepuluh bahkan 100 keinginan. Sebagai seorang pria, suami pun tidak mungkin hanya memiliki satu keinginan. apalagi pihak istri. Tetapi sebaiknya buat prioritas. 

 

Terkadang kebutuhan kita sangat beragam sehingga kita sering tidak menyadari mana yang perlu dipenuhi terlebih dahulu. Karena itu, sebelum Kamu mengungkapkan apa yang ingin pasangan Kamu lakukan, cobalah sedikit introspeksi diri. Jangan umbar seluruh harapan Kamu yang berderet-deret dalam satu malam. Siapapun yang mendengar pasti akan pusing.

 

Ungkapkan yang paling realitis, paling mudah dipenuhi, sebelum berlanjut ke harapan yang lain. Dengan begitu, Kamu bisa mewujudkannya satu per satu.

 

Mudah bukan jika Kamu mau membicarakannya? Jika hubunganmu tidak sesuai harapan, jangan malu dan segan mengungkapkan keinginan Kamu. Ingat bahwa hasrat yang tidak terpenuhi adalah awal dari masalah yang bisa berlarut-larut dan bisa meladak suatu saat nanti.

 
Baca juga: 6 Jurus Anti PHP Alias Pemberi Harapan Palsu dalam Percintaan

 

 

 

Referensi:

Indiatimes.com. How to deal with unfulfilled desired in a relationship. 

Heysigmund.com. Desire in long term relationship.

 

 

 

 

Tinggalkan komentar