Kebiasaan Baik – Guesehat


 

Salah satu upaya menjadi sehat adalah melakukan kebiasaan baik secara rutin. Misalnya, makan sehat, tidur cukup, dan berolahraga teratur. Tidak ada yang menyangkal bahwa ketiga aktivitas itu merupakan kebiasaan baik yang harus rutin dilakukan.

 

Ada ungkapan bahwa apapun yang berlebihan itu tidak baik. Demikian pula dengan kebiasaan baik. Apapun kebiasaan baik yang Kamu lakukan untuk hidup lebih sehat, jika dilakukan berlebihan, hasilnya justru membahayakan.

 

Sekarang evaluasi lagi ya, jika Kamu sudah menjalani kebiasaan baik dalam waktu lama, bisa jadi Kamu melakukannya berlebihan tanpa Kamu sadari. Kira-kira apa saja kebiasaan baik yang berbahaya jika dilakukan berlebihan?

 

Baca juga: 4 Kondisi Tubuh yang Tidak Diperbolehkan Minum Banyak Air

 

Kebiasaan Baik yang tidak Boleh Dilakukan Berlebihan

Berikut adalah lima kebiasaan baik yang sebaiknya tidak dilakukan berlebihan.

 

1. Mengonsumsi vitamin dosis tinggi

Tidak ada yang menyangkal bahwa vitamin itu sehat. Namun sampai saat ini masih menjadi bahan perdebatan apakah multivitamin harian memang diperlukan. Beberapa pakar kesehatan menyarankan bahwa suplemen hanya diperuntukkan bagi yang terbukti mengalami defisiensi vitamin.

 

Ada bukti penelitian yang menemukan bahwa vitamin dosis tinggi dapat menjadi bumerang untuk kesehatan. Penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi vitamin harian hingga melebihi empat kali lipat dari dosis yang dianjurkan, dapat menyebabkan masalah kesehatan, salah satunya kanker.

 

Vitamin dosis tinggi akan menghambat pertumbuhan sel-sel normal pada orang yang mengonsumsi multivitamin selama bertahun-tahun. Jika Geng Sehat harus mengonsumsi multivitamin, sebaiknya pilih yang tidak melebihi 100 persen dari dosis harian yang dianjurkan.

 

​2. Menyikat gigi terlalu keras

Apakah Kamu termasuk orang yang terobsesi memiliki gigi putih hingga harus menyikatnya dengan keras dan berkali-kali dalam sehari? Hati-hati! Menyikat gigi terlalu kuat dapat merusak enamel pada gigi dan bahkan menggeser posisi garis gusi. Dampaknya adalah timbulnya beberapa masalah gigi dan gusi, mulai gigi berlubang dan gigi menjadi lebih sensitif.

 

Faktanya, 10 hingga 20 persen orang dewasa mengalami kerusakan gigi akibat kebiasaan menyikat gigi yang salah. Sebaiknya gunakan sikat gigi dengan bulu lembut. Usapkan pelan dan gosok setiap titik dengan lembut sebelum pindah ke bagian gigi berikutnya. Jika bulu sikat gigi Kamu terlalu cepat berantakan, tandanya kamu menyikat gigi terlalu keras.

 

Baca juga: Hindari 6 Kesalahan Saat Menyikat Gigi Berikut Ini!

 

3. Mengonsumsi serat berlebihan

Serat tentu saja baik untuk kesehatan pencernaan. Namun ada lho orang-orang yang mengonsumsi makanan tinggi serat secara berlebihan. Akibatnya justru masalah pada saluran cerna seperti perut kembung dan diare.

 

Jika Kamu ingin menambah asupan serat, mulailah dengan menambahkan satu hingga dua porsi serat dalam sehari ke diet Kamu selama seminggu. Atau Kamu bisa mulai dengan membuat perubahan kecil seperti beralih dari roti putih ke roti gandum, dan mengganti keripik kentang dengan apel.

 

4. Tidur terlalu lama

Bagi sebagian orang, tidur tujuh hingga delapan jam adalah impian yang sulit dilakukan karena kesibukan. Tetapi beberapa orang justru terlalu banyak tidur dan hampir tidak melakukan apapun dalam sehari.

 

Tidur terlalu lama ini memiliki konsekuensi kesehatan Geng!  Bahkan meskipun itu hanya dilakukan di akhir pekan untuk menebus jam-jam yang terlewatkan selama seminggu, tidur terlalu lama tidak dianjurkan.

 

Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang tidur lebih dari sembilan jam setiap malam memiliki risiko dua kali lebih tinggi terkena Alzheimer, dibandingkan mereka yang tidur selama tujuh hingga delapan jam dalam sehari.

 

5. Olahraga

Sebagian besar dari kita tidak memiliki waktu berolahraga dengan cukup. Namun, ada sebagian kecil orang yang olahraga berlebihan. Kamu harus tahu bahwa tubuh memerlukan waktu pemulihan setelah berolahraga atau latihan fisik yang berat. Jadi, olahraga tiada henti sama saja tidak memberi waktu istirahat bagi tubuh dan dapat menyebabkan cedera. Pada akhirnya Kamu tidak akan mendapatkan manfaat apapun dari olahraga.

 

Pastikan Kamu memiliki waktu pemulihan satu-dua hari dalam seminggu sebelum kembali berolahraga. Misalnya dianjurkan berolahraga selama 150 menit dalam seminggu, jangan melakukannya sekaligus, tetapi bagi menjadi 3-5 sesi latihan dalam seminggu.

 

Baca juga: Sepertiga Orang Indonesia Malas Bergerak, Ini Dampaknya!

 

 

Sumber:

Timesofindia.com. Overdoing These 5 Healthy Habits Is Harmful For Your Health

Huffingtonpost.com. How Much Exercise Is Too Much?

 

 

 

 

 

Tinggalkan komentar