Ketika Anak Bertanya dari Mana Bayi Berasal


Ketika si Kecil sudah agak sedikit besar, ia akan semakin rajin menanyakan banyak hal kepada Mums dan Dads. Ada pertanyaan-pertanyaan simpel, seperti di mana bebek tinggal atau ini bunga apa, yang bisa langsung dijawab dengan mudah.

 

Namun, tak sedikit pula pertanyaan rumit yang membuat pusing dilontarkan olehnya. Salah satunya tentu ketika ia menanyakan dari mana bayi berasal. Aduh, bagaimana ya menjelaskannya dengan tepat dan mudah dimengerti oleh si Kecil?

 

Banyak orang tua yang kebingungan ketika topik ini ditanyakan oleh anak. Biasanya, panik akan langsung menyerang dan tak ayal membuat Mums atau Dads menjadi gugup. Eits, tenang! Ambil napas panjang dan tenangkan diri. Membicarakan topik ini tidak sama dengan menjelaskan aktivitas seksual yang dilakukan bersama pasangan kok, Mums.

 

Mengapa Topik Ini Sulit Dibahas oleh Orang Tua?

Menurut Molly Fechter Leggett, Psy.D., ada banyak alasan personal mengapa orang tua merasa tidak siap ketika anak menanyakan soal seks dan reproduksi. “Berdasarkan pengalaman saya, sebagian besar ini terjadi dalam keluarga di mana para orang dewasa tidak pernah melakukan pembicaraan sehat terkait seks dan reproduksi dengan orang tua mereka. Karena tidak pernah mendapat contoh, maka topik ini terasa menakutkan, selayaknya mengarungi perairan yang tidak dikenal,” ujarnya.

 

Lagipula, guru-guru pada saat orang tua bersekolah dulu juga tidak banyak membantu. Pendidikan seks di beberapa negara tertentu memang belum memadai. Pembicaraan mengenai seks dan reproduksi masih dianggap tabu. Namun sebagai orang tua, Mums tentu harus menjawab segala penasaran si Kecil, yang disesuaikan dengan usianya.

 

Baca juga: Bagaimana Cara Melanjutkan Hidup Setelah Pasangan Meninggal?

 

Cara Menjawab Pertanyaan dengan Tepat

 

1. Tanya Sebelum Menjawab

Jika si Kecil menanyakan dari mana ia berasal, maka pastikan dulu apakah Mums benar-benar memahami apa yang ia tanyakan. Linda Eyre, co-author dari How to Talk With Your Child About Sex, memberikan satu contoh tentang seorang anak laki-laki yang menanyakan kepada ibunya tentang dari mana ia berasal.

 

Karena merasa sang Anak ingin mengetahui tentang bagaimana ia dilahirkan, ia pun menjelaskan segalanya kepada sang Anak. Ternyata, bukan itu jawaban yang diinginkan sang Anak. Ia justru bermaksud menanyakan kepada ibunya di mana mereka tinggal sebelum tinggal di rumah yang sekarang.

 

Jadi untuk menghindari kesalahpahaman, respons pertanyaan anak dengan menanyakan, “Menurut kamu bagaimana, Nak?” Jika ia memang bermaksud menanyakan soal bagaimana ia bisa hadir ke dunia, maka ia akan mulai bercerita dengan fantasinya. Ceritanya bisa Mums jadikan bahan untuk mendiskusikan hal ini.

 

Baca juga: Mums dan Dads, Ini Lho Pentingnya Melakukan Quality Time Bersama Si Kecil

 

2. Gunakan Bahasa yang Tepat

Mums dapat mengurangi kebingungan si Kecil dengan menggunakan istilah yang tepat untuk menyebutkan setiap anggota tubuh. Sebagai contoh, mengatakan bahwa bayi tumbuh di dalam perut Mums akan membuatnya bingung. Pasalnya, pengetahuannya baru sebatas perut adalah tempat makanan yang dimakannya. Jadi, sebaiknya katakan kepada si Kecil kalau bayi tumbuh di tempat spesial di dalam tubuh Mums, yang disebut dengan rahim.

 

3. Berceritalah

Berikan penjelasan kepada si Kecil dengan cerita. Mums bisa menggunakan plot seperti, “Mama dan Papa menciptakan Adik. Lalu, Adik tumbuh di dalam rahim Mama. Jika sudah besar, Adik pun akan keluar dan bisa bertemu Kakak.” Dengan begitu, si Kecil akan mengerti bahwa bayi tumbuh melalui sebuah proses yang tidak sebentar.

 

4. Si Kecil Bukan Orang Dewasa

Jika Mums merasa malu mendapatkan pertanyaan ini dari si Kecil, ingatlah bahwa ia tidak menginginkan jawaban selayaknya orang dewasa yang sudah mengenal apa itu hubungan seks.

 

Balita tidak mengasosiasikan mekanisme reproduksi dengan kebutuhan seks dan sebagainya. Berusahalah sesantai mungkin dan jelaskan secara sederhana, tetapi tidak mengubah makna. Jika Mums terlihat tidak nyaman, si Kecil justru akan merasa bahwa ini adalah topik yang memalukan.

 

Baca juga: Tantangan Mengasuh Anak Adopsi

 

Pertanyaan yang Umum Ditanyakan Anak-anak

 

Bagaimana bayi bisa di dalam perut Mama?

Penjelasan yang manis dan simpel akan memuaskan keingintahuan si Kecil. Mums bisa mengatakan, “Papa memberikan cinta kepada Mama, dan kami menciptakan adik bayi di dalam rahim yang ada di perut Mama.”

 

Apa yang dilakukan bayi di dalam perut?

Berikan penjelasan yang sekiranya bisa si Kecil cerna. Misalnya, “Di dalam rahim, bayi mengisap jempol, menendang-nendang, tidur, pipis, dan kadang-kadang cegukan seperti Kakak.

 

Nanti, adik bayi akan tumbuh semakin besar, lalu keluar dari rahim Mama.” Mums juga bisa bertanya kepadanya kira-kira apa yang bayi lakukan di dalam rahim supaya percakapan antara Mums dan dirinya semakin seru.

 

Jika si Kecil menunjukkan kekhawatirannya, misalnya, “Apakah di dalam rahim gelap?” atau “Apakah adik bayi merasa kesepian?” Yakinkan si Kecil bahwa rahim Mums adalah tempat yang aman dan nyaman untuk adik bayi tumbuh besar.

 

Apakah bayi juga bisa tumbuh di dalam perut aku?

Apabila Mums mendapatkan pertanyaan ini dari si Kecil, maka ini waktunya untuk mengajarkan bahwa tubuh anak kecil dan orang dewasa berbeda. “Adik bayi hanya bisa tumbuh di dalam rahim wanita dewasa. Nanti kalau kamu sudah dewasa, baru kamu bisa memiliki bayi sendiri.” Jika si Kecil laki-laki, maka katakan bahwa hanya rahim wanita dewasa yang bisa menjadi tempat untuk bayi tumbuh.

 

Bagaimana caranya bayi keluar?

Karena si Kecil masih kecil, maka cukup katakan kalau adik bayi akan memberitahu kalau ia sudah siap keluar dari rahim Mums. Jika sudah begitu, Mums pun harus pergi ke rumah sakit untuk meminta bantuan dokter dan perawat mengeluarkan adik bayi. Yang terpenting, yakinkan si Kecil bahwa proses hamil dan melahirkan adalah hal yang positif dan sangat ditunggu-tunggu.

 

Baca juga: Mengenali Gaya Belajar Anak, Si Kecil yang Mana, Mums?

 

 

Sumber

Parents: Talking About Where Babies Come From is Not the Same as Talking About Sex

BabyCenter: How to talk to your preschooler about how babies are made

Tinggalkan komentar