Klinik Ilegal di Kemang dan Sederet Kontroversi Pengembangan Stem Cell



Jakarta – Penggerebekan klinik stem cell ilegal di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, mengingatkan kembali sederet kontroversi terkait terapi mutakhir tersebut. Dokter dan manajer di klinik tersebut diamankan karena tidak memiliki kompetensi.

Stem cell atau sel punca merupakan sel-sel dalam tubuh manusia yang belum terdiferensiasi. Sel-sel tersebut bisa dikembangkan menjadi sel apapun di dalam tubuh sesuai kebutuhan, sehingga nyaris semua masalah kesehatan bisa teratasi olehnya.

Namun demikian, belum semua terapi stem cell yang ada saat ini manjur dan aman untuk digunakan. Sebagian besar di antaranya bersifat eksperimen, dan karenanya diberikan hanya pada kondisi ‘no option’ alias sudah tidak punya pilihan terapi lain.

Dalam pengembangannya, stem cell juga diwarnai berbagai kontroversi. Dirangkum dari Medicalnewstoday, berikut di antaranya:

1. Terapi ilegal
Belakangan, terapi ‘stem cell’ banyak sekali ditawarkan dengan beragam klaim manfaat. Salah satu yang terpopuler dan harganya cukup mahal adalah untuk perawatan antiaging. Di Amerika Serikat, sebagian besar di antara terapi anti aging berbasis stem cell tidak memiliki izin dari Food and Drug Administration (FDA), bahkan ilegal dan bisa berbahaya.

2. Pemakaian embrio
Selain dari sel orang dewasa, embrio hasil pembuahan sel telur dengan sel sperma juga merupakan sumber stem cell yang sangat potensial. Bahkan karena bersifat pluripoten, bisa dikembangkan menjadi sel apa saja.

Namun stem cell jenis ini didapatkan dengan menghancurkan blastosit dalam embrio, yang artinya embrio tersebut tidak bisa lagi berkembang menjadi janin. Pengembangan stem cell kini tidak melibatkan embrio.

3. Stem cell dari binatang
Beberapa penelitian stem cell juga melibatkan penanaman stem cell manusia ke dalam tubuh binatang, misalnya tikus dan mencit, atau bahkan babi. Tujuannya antara lain untuk menumbuhkan organ tertentu di tubuh binatang, yang kelak bisa dicangkok atau ditransplantasikan ke manusia.

Simak Video “Apakah Kerokan Dapat Menyembuhkan Masuk Angin?
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

Tinggalkan komentar