lasik mata – Guesehat


 

Gangguan penglihatan mata minus, plus, dan silinder cukup umum dijumpai. Ketiganya memang bisa diatasi dengan penggunaan kacamata atau lensa kontak. Namun, sebagian orang tidak terlalu nyaman dan percaya diri menggunakan kacamata.

 

Nah, untuk mengatasi hal itu, bisa dilakukan prosedur lasik. Dengan lasik mata, Geng Sehat bisa mengatasi gangguan mata minus, plus, dan silinder dan kemudian terlepas dari ketergantungan dengan kacamata atau lensa kontak.

 

Berbicara tentang lasik mata, Jakarta Eye Center memiliki layanan lasik mata dengan teknologi terbaru. Layanan lasik mata ini disebut Cozi Lasik. Nah, untuk tahu lebih jauh tentang lasik mata dan Cozi Lasik, berikut penjelasannya!

 

Baca juga: Jangan Salah Mengenali Gejala Mata Kering Kronis

 

Sekilas Tentang Lasik Mata

Prosedur lasik mata adalah tindakan memperbaiki masalah penglihatan akibat kelainan refraksi. Ada tiga jenis kelainan refraksi yaitu mata minus, plus, dan silinder. Lasik sendiri adalah operasi menggunakan teknologi laser untuk mengoreksi kelainan refraksi.

 

Prosedur ini memiliki dua tahapan, yang pertama adalah pembuatan flap di lapisan stroma kornea menggunakan femtosecond laser. Kemudian, setelah flap terbuka, dilakukan penyinaran laser pada bagian dalam kornea untuk mengubah ketebalan kornea dengan menggunakan excimer laser. Saat ini, dengan kecanggihan teknologi di bidang medis, prosedur lasik mata bisa dilakukan dengan cepat.

 

Semua orang yang mengalami gangguan refraksi bisa melakukan lasik. Namun sebelumnya, pasien akan terlebih dahulu diperiksa. Ada pula beberapa syarat khusus untuk melakukan operasi lasik mata, yaitu:

  • Disarankan berusia 18 tahun ke atas
  • Kedua mata harus dalam keadaan sehat
  • Melepas soft contact lens selama 14 hari atau hard contact lens selama 30 hari sebelum melakukan prosedur lasik mata
  • Tidak sedang hamil atau menyusui

 

Baca juga: Jumlah Anak Rabun Jauh di Indonesia Meningkat di Tahun 2050?

 

Layanan Cozi Lasik, Lasik Mata Menggunakan Teknologi Tercanggih

Seperti yang disebutkan di atas, prosedur lasik mata dilakukan sebagai alternatif untuk orang yang memiliki gangguan penglihatan, namun tidak mau menggunakan kacamata atau lensa kontak karena alasan yang beragam.

 

Jakarta Eye Center (JEC) menyediakan layanan Cozi Lasik, yaitu prosedur lasik mata menggunakan teknologi terbaru. Dr. Setiyo Budi Riyanto, selaku Direktur Utama JEC Menteng menjelaskan bahwa Cozi Lasik adalah upgrade dari teknologi lasik mata yang sebelumnya.

 

“Sekarang bikin flapnya semakin halus, semakin tipis. Jadi, sekarang operasi makin cepat, akurasi makin tinggi, kemudian permukaan kornea juga semakin halus, sehingga pasien semakin nyaman dan hasil lebih baik,” jelas dr. Setiyo di Jakarta, Rabu (14/8).

 

Prosedur lasik mata di JEC menggunakan mesin Ziemer, yang memiliki keakuratan selama proses operasi lasik mata. Dengan mesin Ziemer, pemeriksaan pra-lasik maupun prosedur lasik mata itu sendiri bisa berjalan dengan cepat dan akurat.

 

“Cozi Lasik ini memekan waktu hanya hitungan detik. Bikin flapnya itu 20 detik, lasernya sekitar 15 – 20 detik. Jadi, kalau dari awal proses mulai dari pasien dalam posisi tidur, mengatur posisi kepala, hingga prosedur berakhir ya hanya sekitar 5 – 10 menit,” jelas dr. Setiyo.

 

Jadi, setelah dilakukan proses lasik mata ini, pasien bahkan bisa langsung beraktivitas tanpa menggunakan kacamata atau lensa kontak. Bagaimana Gengs, tertarik mencoba prosedur lasik mata ini? Kalau Geng Sehat merasa terganggu dengan penggunaan kacamata atau lensa kontak, maka lasik mata bisa menjadi solusinya.

 

Namun, sebelum memutuskan untuk melakukan lasik mata, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter tentang manfaat prosedurnya dan penyesuaiannya dengan kondisi Geng Sehat. 

 

Baca juga: Dokter FKUI Kembangkan Implan Glaukoma dengan Harga Terjangkau

Sumber:

Mayo Clinic. LASIK eye surgery. Desember 2017.

American Academy of Ophthalmology. LASIK — Laser eye surgery. Januari 2017.

Tinggalkan komentar