Mineral Kalsium Baik untuk Kesehatan


Kalsium adalah salag satu mineral penting untuk kesehatan manusia. Mineral kalsium baik untuk kesehatan. Bahkan, manfaat kalsium dinilai sangat vital untuk keseimbangan kesehatan tubuh.

 

Geng Sehat harus mengonsumsi kalsium dalam jumlah tertentu untuk bisa membangun dan menjaga kekuatan serta kesehatan komunikasi antara otak dan bagian tubuh lainnya.

 

Mineral kalsium bisa ditemukan di beragam makanan. Selain itu, kalsium juga tersedua dalam bentuk suplemen supaya lebih praktis. Dalam artikel di bawah ini, Geng Sehat bisa tahu lebih jauh tentang fakta mineral kalsium baik untuk kesehatan serta kenapa mineral ini sangat penting. Berikut penjelasannya!

 

Baca juga: Konsumsi Makanan yang Mengandung Mineral Kalsium Berikut agar Tulangmu Sehat!

 

Alasan Mineral Kalsium Baik untuk Kesehatan

Sejak dahulu, sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa mineral kalsium baik untuk kesehatan. Berikut beberapa manfaat kalsium untuk kesehatan:

 

1. Kesehatan Tulang

Sekitar 99 persen kalsium di dalam tubuh ditemukan di dalam tulang dan gigi. Kalsium memang sangat dibutuhkan untuk perkembangan, pertumbuhan, dan pemeliharaan tulang.

 

Kalsium berfungsi menjaga kekuatan tulang manusia sampai usia 20 – 25 tahun, yaitu ketika kepadatan tulang berada pada tingkat yang paling tinggi atau berada di puncak. Setelah usia itu, kepadatan tulang berkurang, namun kalsium tetap menjaga kesehatan tulang dan memperlambat penurunan kepadatan tulang.

 

Orang yang tidak mengonsumsi kalsium dengan cukup sebelum berusia 20 – 25 tahun memiliki risiko lebih tinggi terkena osteoporosis ketika sudah memasuki usia lanjut. 

 

2. Kontraksi Otot

Kalsium mengatur kontraksi otot, termasuk otot jantung. Ketika saraf menstimulasi sebuah otot, kalsium akan diproduksi dengan tujuan membantu protein di dalam otot untuk melakukan kontraksi. Otot hanya akan kembali rileks ketika kalsium dipompa lagi keluar dari dalam otot. Jantung ini adalah organ yang sebagian besar terdiri dari otot mengingat tugasnya memompa darah ke seluruh tubuh. Jadi keberadaan kalsium untuk otot jantung sangat penting.

 

3. Pembekuan Darah

Kalsium memiliki fungsi penting dalam proses koagulasi (pembekuan) darah normal. Proses pembekuan darah itu kompleks dan memiliki banyak tahap serta melibatkan banyak zat kimia.

 

Selain peran utama tersebut, ada manfaat lain yang menununjukkan mineral kalsium baik untuk kesehatan. Kalsium adalah faktor pendamping kinerja beberapa jenis enzim. Ini artinya, tanpa kalsium, banyak enzim penting tidak bisa bekerja dan berfungsi dengan efisien.

 

Kalsium mjuga emengaruhi otot halus yang mengelilingi pembuluh darah, dan meningkatkan rileksasinya. Kamu juga perlu tahu bahwa kalsium tidak mudah diserap tanpa adanya vitamin D. Jadi, konsumsi kalsium harus diseimbangi dengan vitamin D.

 

Baca juga: Gagal Jantung Kongestif, Kenali Penyebabnya!

 

Makanan Sumber Kalsium

Karena fakta menunjukkan bahwa mineral kalsium baik untuk kesehatan, maka orang setiap orang direkomendasikan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan kalsium.

 

Menurut ahli, kalsium bisa ditemukan di beberapa makanan dan minuman. Ahli juga merekomendasikan agar kita memperoleh asupan kalsium dari berbagai sumber berbeda-beda. 

 

Deretan makanan dan minuman di bawah ini terbukti kaya akan kalsium:

  • Susu
  • Keju
  • Yogurt
  • Rumput laut
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian, termasuk almond, hazelnut, wijen.
  • Kacang panjang
  • Buah ara
  • Brokoli
  • Bayam
  • Tahu
  • Daun dandelion

 

Kalsium juga bisa ditemukan di dalam beberapa minuman, seperti susu kedelai dan beragam jus buah. Kamu juga perlu tahu bahwa beberapa sayuran berdaun hijau mengandung asam oxalik yang menurunkan kemampuan tubuh menyerap kalsium.

 

Baca juga: Berapa Kebutuhan Kalsium Ibu Hamil?

 

Berapa Kebutuhan Kalsium Setiap Hari?

Penelitian sudah menunjukkan bahwa mineral kalsium baik untuk kesehatan. Lalu, berapa banyak jumlah kalsium yang harus dikonsumsi setiap harinya? Menurut Institute of Medicine, kita harus mengonsumsi kalsium setiap hari dalam jumlah ini:

 

Usia 1 – 3 tahun: 700 miligram per hari

Usia 4 – 8 tahun: 1000 miligram per hari

Usia 9 – 18 tahun: 1300 miligram per hari

Usia 19 – 50 tahun: 1000 miligram per hari

Menyusui atau hamil: 1000 miligram per hari

Usia 51 – 70 tahun (pria): 1000 miligram per hari

Usia 51 – 70 tahun (wanita): 1200 miligram per hari

Usia 71 tahun ke atas: 1200 miligram per hari

 

Baca juga: Konsumsi Makanan yang Mengandung Mineral Kalsium Berikut agar Tulangmu Sehat!

 

Kekurangan Kalsium dan Suplemen Kalsium

Melalui beragam penelitian, kita tahu bahwa mineral kalsium baik untuk kesehatan. Lalu, bagaimana jika seseorang mengalami kekurangan kalsium (hipokalsemia)? Orang yang mengalami kekurangan kalsium biasanya disarankan agar mengonsumsi suplemen kalsium.

 

Suplemen ini harus dikonsumsi dengan makanan supaya penyerapannya maksimal dan mengurangi risiko efek sampingnya. Setiap asupan suplemen tidak boleh melebihi 600 miligram. Jika yang dikonsumsi dalam satu kali melebihi 600 miligram, sisanya tidak akan diserap dengan baik oleh tubuh.

 

Suplemen kalsium harus dikonsumsi dengan interval waktu yang tersebar dalam satu hari, biasanya dua atau tiga kali sehari. Vitamin D juga biasanya dimasukkan ke dalam suplemen kalsium karena memicu sintesis protein di dalam tubuh, untuk membantu penyerapan kalsium.

 

Memilih suplemen yang tepat memang tidak mudah. Ada beragam jenis suplemen kalsium yang memiliki kombinasi dan pembuatan yang berbeda. Yang dipilih harus disesuaikan dengak kebutuhan dan preferensi pasien, kondisi medis pasien, dan obat lain yang sedang dikonsumsi pasien.

 

Suplemen kalsium bisa mengandung senyawa kalsium yang berbeda-beda juga. Contohnya:

  • Kalsium karbonat mengandung 40 persen kalsium elemen (kalsium murnin). Jenis suplemen kalsium ini bisa ditemukan dengan mudah. Jenis suplemen ini penyerapannya paling baik jika dikonsumsi bersama dengan makanan. Pasalnya, suplemen kalsium karbonat membutuhkan asam perut untuk bisa diserap.
  • Kalsium laktat mengandung 13 persen kalsium elemen.
  • Kalsium glukonat mengandung 9 persen kalsium elemen.
  • Kalsium sitrat mengandung 21 persen kalsium elemen. Kalsium sitrat bisa dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Jenis suplemen ini biasanya direkomendasikan untuk pasien yang memiliki penyakit radang usus.

 

Efek Samping Suplemen Kalsium

Beberapa pasien mengaku mengalami gejala pada sistem pencernaan saat mengonsumsi suplemen kalsium, seperti kembung, konstipasi, atau gas. Kalsium sitrat biasanya memiliki efek samping yang lebih sedikit dibandingkan dengan kalsium karbonat.

 

Mengonsumsi suplemen kalsium dengan makanan, atau membagi waktu konsumsinya dalam satu hari bisa menurunkan intensitas efek sampingnya. Selain menambahkan vitamin D, suplemen kalsium juga terkadang dicampur dengan magnesium.

 

Berikut kondisi atau penyakit yang bisa menyebabkan hipokalsemia (kondisi kekurangan kalsium):

  • Bulimia, anoreksia, dan beberapa gangguan makan lainnya.
  • Paparan merkuri.
  • Konsumsi magnesium terlalu berlebihan.
  • Penggunaan laksatif jangka panjang.
  • Pengobatan jangka panjang, seperti kempoterapi atau kortikosteroid.
  • Kekurangan hormon paratiroid.
  • Orang yang mengonsumsi banyak protein atau sodium.
  • Wanita setelah menopause – yang banyak mengonsumsi kafein, soda, atau alkohol.
  • Orang yang memiliki penyakit Celiac, penyaki radang usus, penyakit Crohn, dan penyakit pencernaan lain.
  • Beberapa prosedur operasi, termasuk prosedur operasi di perut.
  • Gagal ginjal.
  • Pankreatitis.
  • Kekurangan Vitamin D.
  • Kekurangan fosfat.
  • Osteoporosis.

 

Beberapa orang yang menjalani diet vegetarian juga bisa mengalami kekurangan kalsium jika tidak mengonsumsi sayuran yang kaya akan kalsium atau tidak mengonsumsi suplemen kalsium. Selain itu, orang yang mengalami intoleransi laktosa juga bisa mengalami kekurangan kalsium jika tidak mengonsumsi makanan non-susu yang kaya akan kalsium. 

 

Baca juga: Bukan Sekadar Bumbu, Ini Manfaat Ketumbar untuk Jantung dan Kolesterol!

 

Penjelasan di atas memaparkan tentang manfaat kalsium untuk kesehatan serta apa yang harus dilakukan jika Geng Sehat mengalami kekurangan kalsium. Penelitian sudah membuktikan bahwa mineral kalsium baik untuk kesehatan.

 

Jadi, pastikan Geng Sehat memperoleh asupan kalsium harian yang cukup. Seperti yang dijelaskan di atas, kebutuhan kalsium seseorang berbeda-beda sesuai dengan kondisinya masing-masing. Konsultasikan lebih jauh dengan dokter tentang kebutuhan kalsium Geng Sehat! 

 

Sumber:

Medical News Today. Calcium: Health benefits, foods, and deficiency. Agustus 2017.

Institute of Medicine. DRIs for Calcium and Vitamin D. November 2010.

Tinggalkan komentar