Pelayanan Kesehatan Digital


Saat ini kesadaran akan kesehatan mulai meningkat, sejak era internet. Tidak hanya mencari informasi tentang penyakit yang semakin mudah saja dilakukan melalui internet, bahkan menemui dokter di dunia maya pun secepat menggerakkan jempol tangan. Tentu saja selama ada akses internet, semua hal tersebut bisa dilakukan.

 

Menteri Kesehatan RI, Letjen TNI (Pur.) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad(K) RI, mengatakan bahwa di era digital seperti sekarang ini, inovasi terkait pelayanan kesehatan memang harus terus dilakukan dan ditingkatkan untuk membangun serta memperkuat ekosistem digital bidang kesehatan.

 

Menkes menyatakan hal tersebut dalam sambutannya di acara peluncuran GrabHealth berkolaborasi dengan Good Doctor, dan dibacakan Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Dr. dr. Agus Hadian Rahim, Sp.OT(K), M.Epid, MH.Kes, di Jakarta, 10 Desember 2019.

 

Baca juga: Begini Agar Aman Konsultasi Dokter Online

 

18% Keluarga Indonesia Hidup Tidak Sehat

Indonesia adalah negara kepulauan yang selama ini mengalami ketimpangan dalam penyebaran pembangunan. Daerah-daerah pedalaman dan pualu terluar hampir tidak terjangkau teknologi. Termasuk infrastuktur penting untuk pelayanan kesehatan seperti rumah sakit dan tenaga medis

Salah satu prioritas layanan kesehatan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional adalah untuk mengimplementasikan Program Indonesia Sehat dengan fokus Pendekatan Keluarga, berdasarkan 12 indikator utama keluarga sehat.

 

Pada Juli 2019, Indeks Keluarga Sehat (IKS) adalah 0,18 atau 18%, yang berarti sebagian besar keluarga Indonesia masih tergolong tidak hidup sehat. Tantangan lain yang masih ada adalah distribusi tenaga profesional kesehatan yang tidak merata di seluruh negara. Saat ini hanya 12 provinsi yang memiliki rasio sehat 1: 2500.

 

Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia mengatakan, “Kami percaya bahwa setiap orang berhak memiliki akses ke layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau,” jelasnya.

 

Karena itu Grab lantas menggandeng Good Doctor mengembangkan platform digital yang di dalamnya berisi berbagai fitur untuk dimanfaatkan masyarakat di seluruh Indonesia. Pengguna bisa berkonsultasi dokter secara langsung, membeli produk kesehatan, dan mengakses informasi kesehatan.

 

Pengguna dapat mengakses layanan konsultasi dokter secara online yang berkualitas setiap saat selama 24 jam setiap hari, membeli produk kesehatan di lebih dari 300 jaringan apotek terpercaya dan mendapatkan informasi kesehatan yang kredibel.

 

Baca juga: Aman Saat Tebus Obat, Kamu Bisa Berkonsultasi dengan Apoteker

 

Aturan Konsultasi Dokter Online: Kesalamatan Pasien yang Utama

Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Daeng M. Faqih, S.H, M.H, mendukung adanya layanan kesehatan dalam format digital. Karena kemajuan teknologi tidak dapat dibendung dan akan membuka akses yang lebih luas untuk layanan kesehatan dan secara langsung dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia.

 

“Tetapi jangan lupakan tiga aspek dalam pelayanan kesehatan secara digital yaitu akses, kualitas, dan keamanan pengguna,” ujarnya.

 

Teknologi digital dalam pelayanan kesehatan harus bisa memberikan akses yang luas dan cepat sehingga pasien yang membutuhkan bisa segera tertangani. Kualitas sumber daya manusia, dokter dan tenaga kesehatan yang terlibat dalam konsultasi online juga harus memiliki kompetensi, sehingga keamanan pengguna terjamin.

 

Lebih jauh Ketua IDI menekankan bahwa platform digital harus bisa mendukung pemerintah dalam membangun ekosistem kesehatan digital yang diharapkan dapat memainkan peran penting tidak hanya dalam hal mengobati, tapi juga memperkuat upaya pencegahan yang akan menurunkan biaya perawatan kesehatan bagi banyak masyarakat Indonesia dalam jangka panjang.

 

Sementara dr. Adhiatma Gunawan, Head of Medical Management Good Doctor Technology Indonesia, mengatakan, bahwa salah satu misi Good Doctor Technology Indonesia adalah menyediakan ‘Satu Dokter untuk Satu Keluarga” di Indonesia.

 

Sayangnya masih panjang jalan menuju ke sana. Saat ini jumlah dokter di Indonesia tidak sebanding dengan jumlah penduduk. Layanan e-health juga masih terbatas di beberapa kota saja. Perwakilan dari Kementrian Kominfo menegaskan bahwa dibangunnya Palapa Ring diharapkan menjadi jalan bagi pemerataan pembanguan kesehatan di seluruh Indonesia.

 

 

Baca juga: Jasa Konsultasi Dokter Online Semakin Mudahkan Pasien

 

 

Sumber:

Acara Peluncuran GrabHealth-Good Doctor di Jakarta, 10 Desember 2019

Tinggalkan komentar