Penyebab Bayi Bisa Meninggal Dunia dalam Kandungan


Duka menghampiri keluarga kecil pasangan Ammar Zoni dan Irish Bella. Sempat dikabarkan mengandung bayi kembar sejak bulan Mei lalu, kini pasangan yang menikah pada 28 April 2019 tersebut harus kehilangan dua buah hatinya.

 

Bayi kembar Irish dan Ammar yang keduanya berjenis kelamin perempuan ini dinyatakan meninggal dunia di dalam kandungan, pada Minggu, 6 Oktober kemarin. Kabar ini telah dikonfirmasi langsung oleh manajer Irish Bella, DZ.

 

Penyebab Meninggalnya Bayi Kembar Irish dan Ammar Belum Dapat Dipastikan

Hingga berita ini disiarkan, penyebab meninggalnya bayi kembar Irish dan Ammar belum dapat dipastikan. Sebagai informasi, bayi kembar Irish dan Ammar meninggal saat masih berusia 6 bulan di dalam kandungan. DZ mengungkapkan bahwa usia kandungan dari wanita kelahiran Cirebon tersebut diketahui berusia 25-26 minggu.

 

Sebelum bayi kembarnya dinyatakan meninggal, kehamilan Irish Bella memang sempat mengalami gangguan. Pada pertengahan September 2019 lalu, di saat usia kehamilannya memasuki 24 minggu, Ibel, sapaan Irish Bella, sempat mengalami kontraksi dan perdarahan.

 

Akibat kondisinya tersebut, dokter meminta Irish Bella menjalani bed rest selama beberapa hari di rumah sakit. Melalui Instagram pribadinya, Irish Bella sempat menceritakan bahwa dirinya mengalami perdarahan serta kontraksi hampir setiap 5 menit.

 

Meski telah menyiapkan nama untuk bayi kembarnya, yakni Ayura binti Akbar dan Ayuna Khadijah binti Akbar, takdir ternyata berkata lain. Setelah dinyatakan meninggal, sembari menahan tangis, Ammar Zoni kemudian mengantar sendiri jenazah kedua buah hatinya ke peristirahatan terakhir di TPU Kalimulya 1, Depok, Jawa Barat.

 

Irish Bella sendiri ketika itu tak ikut untuk memakamkan jenazah bayi kembarnya karena masih dalam masa pemulihan pasca-operasi. DZ mengatakan bahwa saat ini Irish Bella masih dalam kondisi drop. Ia juga mengungkapkan bahwa Irish masih bisa mengobrol, tetapi belum bisa bertemu banyak orang.

 

Baca juga: Ibu Hamil, Waspada Infeksi TORCH

 

Mengapa Bayi Bisa Meninggal dalam Kandungan Seperti yang Dialami Irish Bella?

Kasus meninggalnya bayi dalam kandungan seperti yang dialami oleh kedua buah hati Irish Bella bukanlah hal pertama yang pernah terjadi. Dalam dunia kesehatan, kondisi meninggalnya bayi di atas usia kehamilan 20 minggu disebut dengan stillbirth. Di Amerika Serikat, stillbirth terjadi pada sekitar 1 dari 100 kehamilan. Penyebab stillbirth sebenarnya belum diketahui. Meski begitu, ada beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko terjadinya stillbirth. Beberapa kondisi tersebut antara lain:

 

1. Gangguan plasenta

Masalah gangguan plasenta merupakan faktor terjadinya stillbirth yang cukup umum. Plasenta merupakan organ yang berfungsi untuk menyalurkan oksigen dan nutrisi penting kepada bayi.

 

Jadi apabila terjadi gangguan sedikit saja pada plasenta, maka dapat menimbulkan risiko pada bayi. Beberapa macam gangguan plasenta antara lain aliran darah yang buruk, peradangan, dan infeksi. Kondisi lain yang juga menjadi salah satu pemicu stillbirth adalah solusio plasenta, yakni ketika plasenta terlepas dari dinding rahim sebelum kelahiran.

 

2. Cacat lahir

Sekitar 1 dari 10 kasus stillbirth dikaitkan dengan faktor cacat lahir pada bayi. Tidak bertumbuhnya janin, kondisi genetik tertentu, dan gangguan kromosom bisa menyebabkan birth defect atau cacat lahir.

 

Cacat lahir yang serius atau cacat lahir berulang dapat membuat bayi tidak bisa bertahan hidup dan akhirnya menyebabkan stillbirth. Selain faktor genetik dan gangguan kromosom, cacat lahir juga bisa disebabkan oleh faktor lingkungan.

 

3. Infeksi

Infeksi pada ibu, bayi, atau plasenta dapat menyebabkan stillbirth. Jenis infeksi yang paling sering menjadi pemicunya adalah infeksi bakteri. Biasanya, stillbirth akibat infeksi lebih sering terjadi pada usia kehamilan sebelum 24 minggu.

 

Baca juga: Bagaimana Ibu Hamil Bisa Terkena Infeksi Saluran Kemih?

 

4. Masalah tali pusat

Apabila tali pusat tersimpul atau terjepit, bayi tidak akan bisa mendapatkan oksigen yang cukup. Masalah tali pusat termasuk pula dalam salah satu faktor stillbirth yang cukup umum.

 

5. Kondisi ibu

Kondisi kesehatan ibu dapat berkontribusi terhadap stillbirth. Dua kondisi kesehatan yang menjadi pemicu umum pada akhir trimester kedua dan awal trimester ketiga adalah pre-eklampsia dan tekanan darah tinggi kronis.

 

6. Penyebab lain

Beberapa kondisi kesehatan lain yang mungkin bisa menjadi pemicu terjadinya stillbirth antara lain diabetes, lupus, obesitas, trombofilia, dan gangguan tiroid. (AS)

 

Baca juga: Tekanan Darah Tinggi saat Hamil dapat Berakibat Kematian?

 

 

Sumber

Liputan6. “6 Fakta Meninggalnya Bayi Kembar Irish Bella dan Ammar Zoni“.

IDN Times. “Sempat Alami Pendarahan, Bayi Kembar Irish Bella-Ammar Zoni Meninggal”.

Healthline. “Understanding and Recovering from Stillbirth”.

Very Well Family. “What Are the Most Common Stillbirth Causes?”.

Centers for Disease Control and Prevention. “What is Stillbirth?”.

Tinggalkan komentar