Prediksi Penyakit di Indonesia Meningkat di 2020, Apa Kabar Stok Obat?



Jakarta – Tidak hanya perhatian pada musibah banjir yang terjadi di awal tahun 2020 ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga mulai prediksi dan waspada terhadap peningkatan penyakit. Bahkan ada yang mengalami outbreak atau peningkatan secara mendadak di wilayah tertentu.

“Dari data 2018-2019, ada beberapa penyakit yang meningkat seperti demam berdarah yang hampir 100 persen, antraks yang tadinya hanya 5 orang jadi 15 orang, dan hepatitis A yang meningkat hampir 200 persen,” kata Dirjen Pencegahan dan Pengendalian penyakit Kementerian Kesehatan, dr Anung Sugihantono, MKes, pada Jumat (3/1/2020).

Untuk hepatitis yang mengalami peningkatan dari 400 hingga sekitar 1700 kasus yang terjadi di daerah Pacitan, dr Anung mengatakan masih bisa dikendalikan. Ini karena persediaan obat masih sangat cukup, seperti parasetamol hingga cairan infus jika memang diperlukan.

Menurut dr Anung, jika di tahun ini beberapa penyakit hanya dalam tingkatan outbreak atau Kejadian Luar Biasa (KLB), persediaan obat masih bisa untuk membantu masyarakat. Hal ini dibantu dari sisa persediaan dari tahun 2019 lalu masih cukup sampai pertengahan 2020 ini, dan menunggu persediaan selanjutnya.

“Meskipun persediaan masih cukup hingga pertengahan tahun nanti, ya harapannya sih tidak ada peningkatan kasus yang banyak banget sampai mengganggu persediaan obat. Kita siap karena selalu menyiapkan obat untuk persediaan 18 bulan atau 1 setengah tahun,” jelas dr Anung saat ditemui di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Kuningan, Jakarta Selatan.

“Jadi seandainya masih punya persediaan dari 2019 ya masih cukup, karena masa kadaluarsanya masih lama. Kecuali untuk serum anti bisa ular, vaksin yang spesifik seperti SARS itu memang harus diperbaharui, karena masa kadaluarsanya hanya 2 tahun,” tuturnya

Kemenkes setiap tahunnya selalu mempersiapkan persediaan obat-obatan hingga tahun berikutnya. Di tahun 2020 ini, dr Anung menegaskan obat-obatan akan disiapkan untuk persediaan sampai pertengahan 2021 mendatang. Namun, pihaknya akan selalu bersiap dan waspada jika ada wabah penyakit yang menyerang secara tiba-tiba.

Simak Video “Awal Mula Hepatitis A di Depok yang Jangkiti Ratusan Orang
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)

Tinggalkan komentar