Seks di Dalam Air Tak Disarankan, Hal-hal Ini Jadi Alasannya (1)



Jakarta – Seks di dalam air mungkin terlihat dramatis dan menyenangkan. Namun di balik itu semua, ada banyak risiko yang mengintai kesehatanmu.

Mungkin kamu berpikir bahwa air, misalnya di kolam renang, tidak akan membahayakan. Dikutip dari Women’s Health, berikut adalah beberapa hal yang bisa jadi alasan mengapa para ahli tak menyarankan seks di dalam air:

1. Tidak steril

Meskipun kamu berada di bathtub kamar mandi rumah Anda sekalipun, air tetap bisa membawa beberapa bakteri di dalamnya, salah satunya E.coli dan salmonella. Belum lagi apabila air tersebut memiliki kadar pH yang tidak pas. Ada kesempatan beberapa bakteri tersebut terdorong masuk ke dalam liang vagina dan menuju tubuh Anda.

2. Vagina jadi kering

Bagaimana bisa vagina menjadi kering di dalam air? Jawabannya karena air bukanlah pelumas yang bisa mempermudah penetrasi saat seks. Hal yang terjadi malah air bisa mencuci bersih pelumas alami yang dibuat tubuhmu dan membuat vagina Anda menjadi ‘kering’. Pada akhirnya seks akan semakin sulit.

3. Vagina berisiko robek

Mengikuti masalah vagina yang kering, kurangnya pelumas alami bisa berujung masalah lanjutan bila seks dipaksakan. Keringnya vagina bisa menyebabkan terjadinya robekan dan bisa juga membuat kondom yang digunakan pasangan Anda ikutan sobek.

4. Berisiko infeksi kelamin

Infeksi saluran kencing bisa terjadi akibat seks di dalam air ini. Bakteri-bakteri tadi tak hanya menuju liang vagina, namun juga terdorong menuju urethra atau ‘gerbang’ di mana air kencing keluar ketika melakukan hubungan seksual sehingga meningkatkan risiko terkena infeksi saluran kencing.

Simak Video “Benarkah Penderita Maag Tidak Boleh Minum Air Dingin?
[Gambas:Video 20detik]
(frp/fds)

Tinggalkan komentar