Sterilisasi Perlengkapan Bayi – GueSehat.com


 

Sistem kekebalan tubuh yang belum berkembang secara optimal, membuat bayi dan anak-anak sangat rentan terinfeksi virus atau bakteri penyebab penyakit. Oleh karena itu, sangat penting bagi Mums untuk senantiasa menjaga kebersihan diri si Kecil, termasuk juga perlengkapannya. Hal ini tentu saja karena perlengkapan si Kecil bisa menjadi sarana penularan bakteri dan virus.

 

Salah satu cara untuk menjaga kebersihan perlengkapan si Kecil adalah dengan melakukan sterilisasi. Nah, kira-kira bagaimana sih cara yang tepat untuk melakukan sterilisasi untuk perlengkapan bayi ini dan mengapa hal ini penting untuk dilakukan? Berikut penjelasan selengkapnya.

 

Baca juga: Yuk, Perhatikan Tips Berhemat Membeli Perlengkapan Bayi Ini Mums!

 

Pentingnya Melakukan Sterilisasi Perlengkapan Bayi

Proses sterilisasi segala perlengkapan bayi, terutama yang berhubungan langsung dengan mulutnya memang sangat penting untuk dilakukan. Sebab, bila perlengkapan tidak steril, maka bayi bisa terserang sejumlah penyakit, mulai dari infeksi jamur hingga hepatitis.

 

Anak yang terpapar kuman juga bisa terancam mengalami masalah pada sistem pencernaannya, seperti diare. Diare bisa berdampak dehidrasi pada anak, yang jika tidak tertangani bisa mengakibatkan kematian.

 

“Tujuan dari sterilisasi ini bisa membunuh berbagai mikroorganisme penyebab penyakit, seperti bakteri, parasit, jamur, virus, hingga ke tingkat spora,” jelas Dr. Andina Chrisnawati Rahardjo SpA, MKes. dalam acara peluncuran Mahaton Baby Max UV Portable Sterilizer di IMBEX 2019 di JCC, Senayan, Jakarta, 25 November lalu.

 

Selain itu, menurut dr. Andina, proses sterilisasi ini juga perlu dilakukan mengingat air yang digunakan untuk membersihkan perlengkapan bayi bisa saja bukan air yang benar-benar bersih. Bisa saja kuman atau bakteri penyebab penyakit masih tertinggal di bagian yang tidak tersentuh saat proses pencucian.

 

“Penundaan waktu mencuci juga tidak disarankan. Jika perlengkapan makan dan minum bayi yang kotor dibiarkan menumpuk, ini bisa menjadi kesempatan untuk bakteri tumbuh,” tambah dr. Andina.

 

Untuk melakukan sterilisasi, dr. Andina mengungkapkan jika proses sterilisasi bisa dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari mesin listrik, microwave, sinar UV, tablet khusus, maupun air mendidih.

 

Untuk saat ini, proses sterilisasi menggunakan metode elektrik semakin populer. Hal ini tentu saja karena prosesnya yang lebih praktis. Meski begitu, penting bagi setiap orang tua mengetahui cara kerja dari alat sterilisasi yang digunakan agar hasilnya pun maksimal.

 

“Poin pentingnya, jangan lupa untuk selalu membaca manual booknya. Jangan dipukul rata, yang mana yang bisa dipakai untuk perlengkapan yang sesuai,” ujar dr. Andina.

 

Baca juga: Mums, Ini Pentingnya Sterilisasi Perlengkapan Bayi!

 

Kapan Saja Perlengkapan Bayi Perlu Disterilisasi?

Tak hanya perlengkapan makan dan minum bayi, benda-benda lain yang sering digunakan si Kecil seperti teether, dot, ataupun mainan juga perlu dibersihkan dengan cara dicuci secara menyeluruh dan disterilisasi.

 

Menurut dr. Andina, peralatan dan perlengkapan bayi ini perlu disterilkan minimal 1 kali dalam sehari hingga usia anak menginjak 1 tahun, karena daya tahan tubuh sudah lebih stabil setelah usia tersebut. Hal ini berlaku untuk peralatan batu dan juga lama.

 

“Jadi, misalnya baru belanja dot atau pakaian bayi, meski di toko, kita kan enggak pernah tahu kuman yang menempel. Nah, mikroorganisme itu harus disterilkan,” jelas dr. Andina.

 

Sedangkan untuk peralatan lama, sterilisasi perlu dilakukan mengingat lokasi penyimpanan perlengkapan bayi bisa saja menjadi sarang bagi bakteri dan kuman penyebab penyakit.

 

Sistem kekebalan tubuh bayi belum terbentuk sempurna layaknya orang dewasa. Oleh karena itu, penting bagi Mums untuk selalu menjaga kebersihan diri dan juga perlengkapan si Kecil. Salah satu cara untuk memastikan kebersihan perlengkapan si Kecil ini adalah dengan melakukan sterilisasi.

 

Nah, kalau Mums punya tips enggak nih dalam melakukan sterilisasi perlengkapan si Kecil? Yuk, coba share kepada Mums lainnya melalui Fitur Forum Aplikasi Teman Bumil.

 

Baca juga: Mums, Perhatikan Hal Ini dalam Mencuci Pakaian Bayi!

 

 

Tinggalkan komentar