Tips Membawa Balita Naik Pesawat Terbang


Ini kali pertama si Kecil naik pesawat terbang? Hmm, berhubung anak masih berusia balita, rasanya pasti bikin deg-degan. Apalagi berbagai kemungkinan, baik dari yang baik hingga yang jelek, bisa terjadi di tengah perjalanan. Agar liburan berjalan lancar, bagaimana aturan mengajak balita naik pesawat terbang?

 

Sebagian orang tua mungkin memilih untuk tidak mengambil risiko tersebut. Mereka menunggu agar anak agak lebih besar, barulah diajak naik pesawat terbang. Namun bila Mums dan Dads memang ingin berlibur, kenapa tidak mencobanya? Yang pasti Mums harus siap mental, ya. Inilah tips membawa balita naik pesawat terbang!

 

  1. Pesan penerbangan langsung atau dengan waktu lay-over (singgah) yang lebih lama.

Saat pesawat hendak lepas landas atau mendarat, suara yang bising mungkin akan menakuti si Kecil. Apalagi telinga mereka masih sangat sensitif. Jadi, wajar saja bila mereka menjerit atau menangis karena kaget dan ketakutan.

 

Penerbangan langsung merupakan pilihan yang paling idea. Namun bila harus memesan connecting flight, usahakan yang waktu singgahnya lebih lama, misalnya 2 jam. Jadi, masih ada jeda yang cukup luang untuk makan, mengganti popok si Kecil, serta membiarkannya berlari-lari untuk membakar energi.

 

Bila si Kecil mulai bosan, biasanya mereka akan rewel dan bertingkah. Cobalah mengalihkan perhatiannya dengan memberikannya camilan favorit. Manfaatkan fasilitas gawai di pesawat untuk menonton film kartun.

 

Baca juga: Ibu Hamil Naik Pesawat, Bolehkah?

 

  1. Kunjungi toilet bandara sebelum penerbangan.

Nah, ini dia yang paling penting, Mums. Setidaknya 1,5 jam sebelum waktu boarding pesawat si Kecil sudah harus diajak ke toilet dulu. Apalagi bila anak masih memakai popok.

 

Memang sih di pesawat juga ada toilet. Namun selain kecil, pastinya lebih rentan mengantre selama penerbangan berlangsung. Tidak nyaman, bukan? Apalagi biasanya kita harus menunggu hingga tanda sabuk pengaman boleh dibuka menyala. Pastinya merepotkan.

 

 

  1. Manfaatkan pre-boarding.

Sudah menjadi kebijakan banyak maskapai penerbangan untuk memberikan jalur masuk prioritas kepada penumpang tertentu. Misalnya ibu yang membawa anak hingga lansia dan orang berkebutuhan khusus. Manfaatkan hal ini, sehingga Mums masih punya waktu luang untuk mempersiapkan si Kecil duduk manis di pesawat dengan lebih leluasa.

 

Baca juga: 7 Hal yang Perlu Diperhatikan saat Membawa Bayi Naik Pesawat

 

  1. Pesan kursi pesawat terpisah untuk anak.

Meskipun bayi dan balita biasanya terbang gratis, sebaiknya tetap pesan kursi pesawat terpisah untuk mereka. Pasalnya, Federal Aviation Administration memperingatkan bahwa memangku anak selama penerbangan berlangsung sebenarnya tidak aman.

 

Guncangan saat penerbangan dapat menyebabkan balita terantuk ke depan, jatuh, hingga cedera. Di tengah turbulensi, lengan Mums belum tentu sigap menangkap si Kecil. Lebih baik sediakan kursi di samping Mums untuk si Kecil. Mums pun jadi punya ruang lebih lega untuk bergerak.

 

  1. Menghemat uang untuk terbang dengan bayi atau balita.

Mungkin Mums bertanya-tanya, “Menghemat apanya kalau barusan disuruh memesan kursi untuk balita sendiri?” Sekarang sudah banyak aplikasi online untuk memesan tiket pesawat. Dari situ, Mums bisa memesan jauh-jauh hari dan membandingkan harga tiket termurah.

 

  1. Persiapkan semua kebutuhan si Kecil.

Ini termasuk membawa 2 kali lipat kebutuhan si Kecil, seperti pakaian dalam dengan lapisan nyaman dan pakaian ganti ekstra. Jangan lupa pula obat-obatan untuk anak, terutama bila ia mempunyai alergi tertentu.

 

Baca juga: Pilihan Tempat Duduk Menentukan Peluang Selamat Saat Kecelakaan Pesawat

 

  1. Lindungi telinga si Kecil saat lepas landas atau mendarat.

Untuk bayi, Mums diperbolehkan membawa susu dalam botol (selama takarannya 3,4 ons sesuai aturan standar maskapai penerbangan). Anak bisa minum atau menyusu saat pesawat hendak landas maupun saat mendarat. Untuk balita, Mums bisa memberikannya camilan, seperti kue atau biskuit.

 

  1. Abaikan omongan orang lain.

Faktanya, banyak orang di luar sana yang tidak suka anak-anak. Mums hanya akan stres sendiri memikirkan atau ingin melabrak orang-orang seperti itu. Sebaiknya, abaikan saja mereka dan tetap fokus pada kenyamanan si Kecil.

 

Semoga perjalanan perdana si Kecil naik pesawat berlangsung sukses ya, Mums. Ingat, kalau pun mereka menangis karena belum terbiasa, masih ada kesempatan lain untuk membawa balita naik pesawat terbang. Yang penting, diatur saja dengan baik. (AS)

 

Baca juga: 5 Tips Mencegah Dehidrasi Selama Naik Pesawat

 

 

Sumber

Travel Mamas: Flying with a Baby or Toddler ~ 15 Tried and True Tips

Kompas.com: Tips Lengkap Membawa Bayi Naik Pesawat

Trips With Tykes: How to Survive Flying with a Lap Toddler

Tinggalkan komentar