Vaper Pamer Rontgen Paru dan Wisata Medis Pijat Mak Erot



Jakarta – Mendekati akhir tahun berita kesehatan populer diramaikan kabar dari para pengguna rokok elektrik atau vape. Sebagian pengguna ramai-ramai memamerkan rontgen paru-parunya untuk membuktikan bahwa mereka baik-baik saja menyusul wacana pelarangan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Selain itu sempat heboh juga ketika Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menjelaskan rencana mendorong wisata medis di Indonesia. Kerokan dan pijat Mak Erot yang dikenal bisa ‘membesarkan’ kelamin disebut jadi salah satunya.

Berikut rangkuman berita kesehatan populer sepanjang November 2019:

1. Vaper pamer rontgen

Beberapa komunitas pengguna vape melakukan rontgen paru-paru dan memamerkannya di media sosial. Sebagian tidak terima vape disebut berbahaya untuk kesehatan sampai harus dilarang.

“Pertama supaya hak untuk ngevape ini tetap ada, karena ini hak untuk memilih pilihan yang lebih sehat. Kedua menunjukkan ke orang-orang terdekat atau masyarakat awam bahwa dengan vaping itu kami sehat-sehat saja. Range kami vaping itu ada yang dari hitungan bulan sampai paling lama lebih dari lima tahun,” kata Andika Widhi, vaper dari komunitas Hexohm Indonesia.

Menanggapinya ahli paru-paru Dr dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), menyebut foto rontgen sebetulnya tidak bisa jadi alat bukti. Alasannya karena dampak buruk vape hanya bisa terlihat dalam jangka panjang.

“Kalau mau deteksi dini pada pengguna awal itu tidak hanya bisa dengan foto thoraks. Kita harus periksa lebih detail mulai dari fungsi paru, fungsi jantung, imaging yang lebih canggih seperti CT scan, bahkan pemeriksaan tingkat seluler. Karena perubahan tingkat sel di saluran napas itu pada fase awal tidak bisa dideteksi dengan foto thoraks,” terang dr Agus.

2. Atlet senam tak perawan

Sempat heboh juga isu remaja atlet senam Indonesia untuk SEA Games 2019 asal Kediri gagal bertanding karena masalah keperawanan. Ketua Harian KONI Jawa Timur, M. Nabil, merespons bahwa sang atlet dipulangkan bukan karena dirinya tidak perawan melainkan masalah disiplin.

“Dalam perjalanannya, atlet ini melakukan tindakan indisipliner selama di pelatnas. Beberapa kali terlambat latihan dengan alasan kurang sehat, setelah ditelusuri ternyata pulang malam, pulang pagi,” kata Nabil kepada wartawan, Jumat (29/11/2019) lalu.

Dilaporkan bahwa sang atlet bersama orang tuanya sudah ke Rumah Sakit Bhayangkara di Kediri untuk melakukan pemeriksaan keperawanan. Hasilnya menunjukkan bahwa Sang atlet masih perawan.

3. Darah Indonesia

Darah Indonesia jadi topik perbincangan ketika beredar potongan video wawancara penyanyi Agnez Mo alias Agnes Monica. Dalam video Agnez mengaku tak memiliki ‘darah Indonesia’ sehingga hal ini memicu perdebatan di antara netizen.

Bicara soal genetika dan kekerabatan, ahli genetika sekaligus periset dari Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, Prof Herawati Sudoyo, PhD menyebut memang tidak ada ‘darah’ murni Indonesia. Bahkan orang Indonesia sendiri tidak berasal dari suku tertentu.

4. Wisata medis pijat Mak Erot

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menjelaskan rencana mendorong wisata medis di Indonesia salah satunya dengan pijat Mak Erot. Selama ini Mak Erot dikenal karena kepiawaiannya ‘mereparasi’ alat vital pria.

Saat ini pijat dilakukan oleh para cucu yang diklaim telah mewarisi ilmu Mak Erot.

5. Betrand Peto minum ASI Sarwendah

Beberapa waktu lalu Ruben Onsu mengaku memberikan ASI (Air Susu Ibu) sang istri, Sarwendah pada anak angkatnya, Betrand Peto. Hal ini menuai kontroversi sebab Betrand sudah berusia 14 tahun.

dr Wiyarni Pambudi, SpA, IBCLC, Satuan Tugas ASI IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), mengatakan bahwa organisasi kesehatan WHO menganjurkan ibu memberikan ASI sampai anak berusia 2 tahun. Ia justru mempertanyakan jika ASI diberikan pada remaja atau orang yang sudah dewasa.

“Tujuannya apa? Karena kalau bayi kan jelas tujuannya. Pertama, ASI itu untuk nutrisi. Kedua proses menyusui itu untuk kebutuhan mental emosional, ada bonding antara bayi dan ibu. Ketiga, fungsi stimulasi sensorik dan motorik. Ini fungsi vital yang harus dimiliki bayi untuk tumbuh kembangnya. Kalau untuk remaja atau dewasa saya nggak paham fungsinya apa,” katanya saat dihubungi detikcom, Selasa (19/11/2019).

Simak Video “Ragam Jasa ‘Permak’ Mr P Selain Mak Erot
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)

Tinggalkan komentar