Viral Challenge Sendi Jari Lentur, Ada Lho Penyakit Jari yang Kaku



Jakarta – Beberapa waktu lalu di media sosial ramai soal tantangan atau challenge membengkokkan ibu jari yang tampaknya tak masuk akal. Challenge ini memperlihatkan kelenturan ibu jari. Beberapa netizen terlihat mampu melakukan challenge yang ramai disebut “halo tulang sendi?”.

Namun, tahukah Anda bahwa ada penyakit tertentu yang membuat sendi jari-jari kaku dan sensasi mengunci ketika menekuk atau meluruskan jari. Penyakit tersebut disebut trigger finger atau radang sendi jari.

“Kondisi ini terjadi di mana gangguan fungsi pada jari (jari terkunci) akibat peradangan pada jaringan seputar jari. Biasanya ditandai rasa nyeri sehingga sulit untuk digerakkan menekuk atau meluruskan jari,” ujar Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, dr Helmin Agustina kepada detikHealth, baru-baru ini.


Menurut dr Helmin, penggunaan jari yang berlebihan menjadi pemicu utama penyakit tersebut. Selain itu, adanya cedera atau trauma, dan penyakit tertentu juga diketahui dapat memicu penyakit trigger finger.

“Penyakit ini diawali dengan peradangan pada tendon sehingga mempengaruhi fungsi jari secara keseluruhan. Jika berkelanjutan, kerusakan tendon dapat menyebabkan jaringan parut yang menyebabkan gejala ini tidak bisa diperbaiki selain dioperasi,” jelasnya.

Selain itu, faktor umur, riwayat penyakit hingga pekerjaan yang mengharuskan menggunakan jari menjadi faktor pemicu penyakit tersebut. Orang dengan pekerjaan atau hobi yang memerlukan gerakan jari atau tangan yang berulang dalam waktu lama.

“Dan jika mengidap penyakit metabolik seperti diabetes, rheumatoid arthritis dan asam urat tinggi (memiliki risiko tinggi terhadap penyakit tersebut). Dibanding pria wanita lebih banyak (berisiko) 3:1,” ujarnya.

Untuk mengurangi rasa nyeri atau jika terjadi bengkak pada sendi, dr Helmin menyarankan agar mengisirahatkan jari dari aktivitasnya secara sebelum jari mengalami peradangan. Menurutnya, jika sudah terjadi trigger finger, penyakit ini bisa disembuhkan.

“Beberapa cara dapat membantu penyembuhan seperti istirahat jari, fisioterapi, minum obat anti peradangan. Jika tidak terjadi perbaikan gejala dapat diberikan suntikan anti radang. Jika perlu dilakukan operasi, jika kondisi sekitar tendon sudah tidak bisa diperbaiki dengan obat-obatan dan fisiotrapi, operasi menjadi alternatif terakhir,” jelasnya

Adapun bagi orang yang masih memiliki kesempatan berobat, bisa mengonsumsi obat anti peradangan seperti H2 Green Lipped Mussel yang memiliki kandungan utama yaitu Glycosaminoglycan. Kandungan ini dapat membantu melubrikasi sendi serta melindungi tulang rawan terutama pada pasien OA ataupun orang dengan gangguan sendi lainnya.

Produk ini berasal dari New Zealand dan sudah di analisa terbebas logam berat sehingga aman untuk dikonsumsi dan efektif untuk meredakan bengkak serta nyeri pada sendi.

Simak Video “Adian Kolaps, Ini Risiko Pengidap Penyakit Jantung Naik Pesawat
[Gambas:Video 20detik]
(akn/up)

Tinggalkan komentar